by

49 Peserta Ikut 8 Mata Lomba di STQ Maluku

-Maluku-1,723 views

AMBON,MRNews.com,- Dari 11 Kabupaten/Kota di provinsi Maluku, hanya 9 daerah yang mengirimkan wakilnya dengan total sebanyak 49 orang peserta untuk mengikuti tiga (3) cabang dan 8 golongan mata lomba pada seleksi tilawatil Qur’an (STQ) terbatas tingkat provinsi Maluku tahun 2019, yang dimulai hari ini, Selasa (30/4/19) hingga beberapa hari kedepan.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Maluku, Ismail Usemahu dalam laporannya saat pembukaan STQ terbatas tingkat provinsi katakan, pada STQ akan dilaksanakan cabang atau golongan mata lomba diantaranya cabang Tilawatil Qur’an golongan anak-anak putera dan puteri, cabang Hifzil Qur’an golongan 1 Juz dan Tilawah serta golongan 5 Juz dan Tilawah.

“Cabang Tilawah anak mengirim 9 peserta, cabang Tilawah dewasa 14 orang, Hifzil 1 Juz dan Tilawah 13 orang, Hifzil 5 Juz dan Tilawah 13 orang. Pelaksanaan STQ ini selain bertujuan memilih Qori dan Qoriah terbaik untuk dipersiapkan mewakili provinsi Maluku pada STQ tingkat nasional di Pontianak, Kalimantan Barat pada Juni 2019, juga dimaksudkan sebagai salah satu upaya kita bersama untuk membangkitkan rasa cinta umat Islam terutama generasi muda Islam terhadap Al’Quran,” tandas Kepala Dinas PU Maluku itu.

Sementara itu, Gubernur Maluku, Murad Ismail ketika membuka STQ terbatas tingkat provinsi, Selasa (30/4/19) menekankan, even keagamaan seperti STQ dan MTQ mempunyai posisi sangat vital dan strategis dalam rangka pembangunan mental spiritual bangsa. Karena masalah moral atau mental spiritual bangsa akan sangat menentukan masa depan peradaban bangsa ini.

“STQ ini moment keagamaan pertama bagi saya dan pa Barnabas Orno selaku Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, sehingga saya ingin ajak kita semua untuk menjadikannya wahana berefleksi, ber-dzikir, bertafakkur untuk pembangunan akhlak dan peradaban bangsa ini. Jangan terjebak seremonialitas. Sejatinya kita harus berlomba agar punya kualitas terbaik. Semoga STQ ini melahirkan Qur’ani yang cerdas intelektual, sosial dan spiritual,” tukas di Islamic Center.

Untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1440/H pada beberapa hari kedepan, Gubernur lantas mengharapkan semua umat harus bersih lahir bathin. “Mari kita rajut kembali Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama muslim) dan Ukhuwah Wathaniyah (persaudaraan sesama manusia) diantara sesama kita orang basudara. Jangan karena perbedaan pilihan politik merusak persaudaraan kita dan jadikan Maluku sebagai Baileo Besar yang nyaman dan damai untuk semua warga Maluku,” harap mantan Dankor Brimob itu. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed