AMBON,MRNews.com,- Operasi Ketupat Salawaku 2023 dalam rangka pengamanan perayaan hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah/2023 di Provinsi Maluku akan digelar 19 April hingga 2 Mei 2023 mendatang.
Sebanyak 4.923 personil gabungan Polri, TNI dan instansi kementerian serta pemerintah daerah (Pemda) bakal dikerahkan di seluruh titik pengamanan untuk memastikan perayaan hari besar Umat Islam tersebut berjalan aman dan lancar.
Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif katakan, Polri sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) rutin melaksanakan pengamanan arus mudik dan arus balik, sesuai karakteristik wilayah Maluku yang kepulauan.
“Sesuai arahan bapak Kapolri, lebih banyak berorientasi penanganan pengamanan di Polda kawasan Jawa, Bali, Lampung dan Sumatera. Maluku tentu fokus penanganan yang berbeda,” jelas Kapolda usai apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan Idul Fitri di Lapangan Tahapary-Tantui, Senin (17/4).
Maluku karena karakteristik wilayah Kepulauan maka kata Lotharia, lebih konsen dan fokus di pelabuhan untuk kapal dan bandara. Sedangkan terminal-terminal, Polri tentu berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub).

“Khusus pos pengamanan disediakan 48 unit, pos pelayanan 22 unit dan pos terpadu 10 unit di seluruh jajaran. Dengan personil Polri dilibatkan sebanyak 3.889 orang, TNI 589 personil dan 445 personil aparatur pemerintah dan instansi terkait,” urainya.
Kepada pemudik di Maluku khususnya, Kapolda mengimbau hal yang paling utama menjadi perhatian ialah menjaga keslamatan diri masing-masing, dengan mengikuti semua petunjuk dari petugas dan semua SOP, Protap yang telah ditetapkan.
“Kita berharap semua penanggungjawab baik itu angkutan darat, laut dan udara untuk menyiapkan akomodasinya juga dengan baik guna mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang yang diprediksi mencapai 45 persen atau sangat tinggi luar biasa,” tandasnya.
“Maka juga saya sudah mengimbau dari Syahbandar, Perhubungan Laut harus ada siapkan kapal cadangan, jangan sampai pemudik banyak tapi kapal tidak siap dan sebagainya,” urainya.
Ditambahkan, peran media dalam mensukseskan jalannya operasi Ketupat Salawaku ini juga sangat penting guna selalu menginformasikan berbagai hal positif agar diketahui publik untuk menjadi rujukan ketika arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri. (MR-02)











Comment