by

4.750 Ton Beras dari Vietnam Masuk Kota Ambon

AMBON,MRNews.com,- Sebanyak 4.750 ton beras yang diimpor langsung dengan kapal kargo Phuc Thuan 69 dari Vietnam sandar di Pelabuhan Yos Soedarso Ambon, Kamis (3/8).

Kepala Perum Bulog Divre Maluku-Maluku Utara, Saldi Aldrin katakan, meski telah sandar namun belum bisa dilakukan proses bongkar muat beras karena melihat kondisi cuaca dan ijin dari bea cukai kurang lebih 10 hari kedepan. Kategori beras dengan broken 5 persen dan kualitas medium plus.

Setelah bongkar muat, sebutnya, beras ini akan ditampung di gudang Bulog Halong, yang distribusinya hanya disiapkan untuk Kota Ambon demi menekan inflasi agar tidak alami kenaikan.

“Kami respons keinginan pa Walikota untuk Bulog mendukung untuk menurunkan inflasi dengan menyiapkan 4.750 ton beras ini yang khusus disiapkan hanya bagi Kota Ambon,” jelas Saldi di pelabuhan Yos Soedarso Ambon, Kamis.

Selain beras medium kata dia, di Bulog juga tersedia beras jenis premium di Gudang sebanyak 100 ton. Namun khusus Kota Ambon, rata-rata beras masuk sampai 10 hari belakangan ini diatas 100 ton per hari.

“Jadi sudah tersalurkan 1000 ton lebih, 1200 ton per hari ini. Selama ada impor juga tapi bukan direct langsung dari Vietnam tapi dari Surabaya. Itu sudah tersalurkan 1200 ton lebih. 4750 ton yang ada ini kita akan perkuat untuk kota Ambon,” urainya.

Selain Vietnam, impor beras dari negera lain ke Kota Ambon tambah Saldi, sudah masuk juga dari Thailand 3.500 ton. Bahkan beberapa waktu kedepan, impor beras dari Vietnam pun akan masuk juga ke Ibukota Provinsi Maluku ini.

“Yang 3.500 ton itu, Kabupaten/Kota lain bisa ambil di Bulog. Soal harga dari Bulog tetap 8.900/kg jadi tetap sama seperti apa yang kita salurkan untuk kota Ambon dan Maluku pada umumnya,” ulasnya.

Dengan ketesedian beras yang ada pasca tambahan dari Vietnam tambah Saldi, bisa mencukupi sampai 2 atau 3 bulan kedepan
karena nantinya juga akan masuk lagi sekitar bulan September 5000 ton.

“Kita jamin dari Bulog kakan jaga sampai Desember dan saya akan perkuat lagi di awal 2024 sampai Februari. Selain beras, untuk minyak goreng sebelumnya kita sudah bongkar, akan ada 10 kontener yang kita sudah siapkan. Gula pasir kami juga akan tambahkan,” pungkasnya.

Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena bersyukur dan berterima kasih kepada Bulog tetapi juga atas kerja kolaborasi seluruh pihak yakni Bea cukai, Pelindo, PT Pelni, KSOP, Kepolisan.

“Ini bertanda seluruh kita bersama-sama berupaya memenuhi ketahanan pangan di kota Ambon khusus beras dan ini sangat berdampak bagi kita mengendalikan inflasi. Sebab kemarin kenaikan inflasi selain masalah transportasi, cukai rokok tapi salah satunya karena beras,” kunci Wattimena. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed