by

320 Calon Anggota PKD se-Maluku Gagal, 3.666 Melaju ke Wawancara

AMBON,MRNews.com,- Hasil seleksi administrasi terhadap calon anggota Pengawas Kelurahan/Desa oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) se-Maluku telah tuntas dilakukan.

Hasilnya, dari 3.986 orang yang mendaftar sejak 14-26 Januari 2023 di 1.234 Desa/Kelurahan yakni 2.291 laki-laki dan 1.696 orang perempuan, sebanyak 3.666 dinyatakan lulus ke tahap selanjutnya.

“Dari 3.986 orang pendaftar, 3.666 orang dinyatakan lulus. Mereka terdiri dari 2.112 laki-laki dan perempuan sebanyak 1.554 orang,” tandas Kordiv SDM OD Bawaslu Maluku, Stevin Melay via WhatsApp, Senin (30/1).

Sementara itu, akui Melay, mereka yang gagal atau dinyatakan tidak lulus adalah sebanyak 320 pendaftar. Laki-laki paling dominan yaitu 175 orang dan perempuan 145 orang.

“Ada kurang lebih 8 persen pendaftar tidak lulus atau 320 orang. Artinya persentase keseluruhan yang lulus ada di angka 92 persen,” urai pria berkacamata kelahiran TNS itu.

Ke-320 orang peserta yang tidak lulus di tahap administrasi menurut Melay, karena ada sejumlah alasan atau kategori. Diantaranya tidak cukup umur, berkas tidak lengkap, KTP luar domisili dan mereka sudah lulus panitia pemungutan suara (PPS).

“Terlebih parah lagi ada peserta yang juga teridentifikasi terdaftar dalam Sipol/Keanggotan Partai Politik (Parpol). Itu juga jelas tidak diluluskan, karena mereka nantinya yang akan awasi Parpol selaku peserta Pemilu,” jelasnya.

Alasan selanjutnya tambah dia, karena ada peserta yang telah mencabut berkas, masih
dalam ikatan pernikahan sesama penyelenggara serta tidak diijinkan keluarga/pimpinan.

Setelah dinyatakan lulus, 3.666 orang calon anggota PKD se-Maluku itu selanjutnya akan menjalani tes wawancara selama dua hari pada rentan waktu 31 Januari-2 Februari 2023, yang didahului mendengar tanggapan dan masukan dari masyarakat terhadap para calon.

“Nantinya pada 3 Februari mendatang adalah puncak seleksi dengan dilakukannya pleno penetapan calon anggota PKD terpilih se-Maluku dan sehari kemudian diumumkan nama-namanya ke publik,” ulasnya.

“Adapun 5-6 Februari mereka dilantik sekaligus mendapat pembekalan terkait tugas, pokok dan fungsi selaku pengawas di Kelurahan/Desa,” pungkas Melay. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed