by

30 Mantan Anggota JI-Maluku Ikrar Kembali ke NKRI, 10 Diantaranya Napiter

AMBON,MRNews.com,- Sebanyak 30 mantan anggota Jamaah Islamiyah (JI) Maluku telah berkomitmen dan ikrar setia kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Senin (30/1).

Dari ke-30 anggota itu, 10 orang diantaranya merupakan mantan narapidana terorisme (Napiter) seperti Kuripa Musa, Erfin Wakanno, Abdul Muthalib Patty, Samsul Bin Ali, Zainuddin Nasir, Bakti Utomo, La Udi, Nyong Usman, Samsul Sangadji dan M. Yusran.

Sedangkan 20 orang lainnya adalah simpatisan atau pengikut.

Mereka berikrar tinggalkan JI dan ke NKRI lewat pembacaan surat pernyataan secara bersama, dengan kostum yang seragam, kopiah dan berikatkan bendera merah putih di leher, disaksikan Ketua MUI Maluku Abdullah Latuapo.

Ikrar setia ke-30 mantan anggota JI sekaligus pelepasan Bai’at itu dilakukan di salah satu hotel di Kota Ambon, disaksikan pula Kepala Detasemen Khusus (Kadensus) 88 Anti Teror Polri, Irjen Pol Marthinus Hukom dan sejumlah petinggi Polri, TNI dan Pemerintah Maluku maupun Kota Ambon.

Kadensus di kesempatan tersebut tegaskan, ikrar ke-30 saudara ini merupakan kecintaan terhadap negara. Serta mereka telah punya komitmen untuk merubah cara berpikir, sikap hati mereka agar bagaimana melihat Indonesia kedepan.

“Hari ini kita hadir untuk melihat mereka bersama-sama berkomitmen. Semoga komitmen mereka ini menjadi pandangan baru bagi mereka. Kita juga harus membimbing mereka,” tandas Irjen Marthinus Hukom.

Bimbingan pada mereka kata Hukom, sangat penting. Terutama dari pemangku kepentingan dalam hal ini pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama (Ustad) yang memiliki otoritas, untuk tetap melakukan pendekatan yang bersifat komprehensif.

“Peran dan otoritas ini perlu kita sinergikan untuk melihat mereka ini kedepan. Saya yakin kami tidak sendiri. Komitmen kita sebagai stakeholder berkepentingan guna melihat saudara-saudara kita ini untuk hadirkan kembali negara ditengah mereka disaat mereka saat ini mengalami krisis kepercayaan kepada negara,” harapnya.

“Mudah-mudahan hari ini menjadi momentum bersejarah khususnya bagi saudara-saudara kita ini. Saya yakin mereka bisa karena bersama-sama dengan kita semua,” sambung Jenderal Polisi Bintang Dua itu.

Mantan Wakadensus 88 Anti Teror Polri itu lantas menitipkan ke-30 saudara yang telah Bai’at dan ikrar ke NKRI ini ke para pemangku kepentingan di daerah, agar ketika ada upacara HUT Kemerdekaan Indonesia, tidak lupa mengundang mereka maupun acara kenegaraan lainnya.

“Agar kepada mereka tetap kita tumbuhkan rasa kecintaan dan pengakuan terhadap mereka sebagai manusia dan warga negara Indonesia,” pinta Kadensus. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed