AMBON,MRNews.com,- Januari telah masuki tanggal ke-25. Artinya enam (6) hari lagi bulan ini akan berakhir. Ada apa di bulan pertama tahun 2023 ini yang menjadi hal istimewa yang dinanti publik ?.
Tak lain ialah janji Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena untuk melakukan perombakan birokrasi di bulan ini, setelah mendapat hasil Jobfit dari Pansel dan Baperjakat Kota Ambon.
Kabar yang didapat di internal Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, tanggal 27 Januari merupakan waktunya gerbong birokrasi Pemkot bakal “bergeser” untuk pertama kalinya ketika pimpinan kota diambil alih Wattimena selaku Penjabat Walikota.
Namun kabar tersebut dibantah Wattimena. Menurutnya, akan terjadi pergeseran ketika dirinya sudah usulkan izin kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Tapi sampai saat ini hal tersebut belum dilakukan.
“Kan belum sampai hari ini (usulan izin perombakan birokrasi). Jadi kan mau buat pergeseran mesti kita usulkan lagi,” tandas Sekretaris DPRD Maluku itu di Balaikota, Rabu (25/1).
Wattimena juga membantah kehadirannya di Jakarta beberapa hari lalu untuk usulan izin tersebut.
“Oh tidak, saya ke Jakarta untuk rapat koordinasi penanganan inflasi, bukan untuk urusan mutasi,” jelasnya.
Akan tetapi dia memastikan, hal itu akan terjadi dan semua masih dalam proses. “Januari kan saya akan usul. Ini belum habis bulan Januari,” tegasnya lagi.
Disinggung soal kabar yang beredar 27 Januari pergeseran dilakukan, Wattimena menampik.
“Tidak, hoax. Tidak ada. Nanti pada waktunya saya akan sampaikan tanggal berapa saya lakukan pergeseran,” ungkapnya.
Mengenai nama pejabat Pemkot yang bakal alami pergeseran telah beredar di publik dan sudah dikantongi, Wattimena enggan bukan-bukan.
“Belum. Nama itu tidak akan orang tahu. Kalau ada orang yang memberitahukan, itu hoax. Sebab sampai hari ini pun saya belum menentukan siapapun kemana koq. Itu kan menurut mereka. Tapi menurut saya bukan,” jelasnya.
Kabarnya, sejumlah nama pejabat yang bakal kena geser seperti Kepala Dinas Perhubungan Robby Sapulette jadi Asisten II Setkot, Kadis BPPRD Roy de Fretes masuk Staf Ahli dan Kadis Perindag Sirjhon Slarmananat digeser ke posisi lain.
“Belum, sampai hari ini belum ada itu. Saya masih lakukan pendalaman dan pertimbangan secara matang. Tidak ada batasan waktu, tidak tahu kapan,” urainya.
Dikatakan, hari ini Pemkot Ambon ada dengan sejumlah prestasi seperti bayar hutang kepada pihak ketiga lunas, dapat penghargaan dari pusat. Ini semua merupakan kontribusi OPD-OPD.
“Masa kalau OPD berkontribusi baik, saya main ganti saja. Tidak fair namanya, tidak logik. Karna itu biarkan saya menilai sesuai subjektivitas saya selaku pemimpin yang sudah bersama-sama berjalan dengan kepala dinas,” kuncinya. (MR-02)









Comment