AMBON,MRNews.com,- Polda Maluku siap menggelar operasi lilin Salawaku dalam rangka pengamanan perayaan Natal tahun 2023 dan tahun baru 2024 atau Nataru mulai 22 Desember mendatang hingga 12 hari kedepan.
Untuk memastikan kesiapannya, dihelat rapat koordinasi (Rakor) lintas sektoral yang dipimpin Wakapolda Maluku Brigjen Pol Stephen Napiun di Rupatama Mapolda Maluku, Kamis (14/12/2023).
Wakapolda Maluku Brigjen Pol Stephen Napiun katakan, Polri menghadapi Nataru, akan menggelar operasi kepolisian secara serentak di seluruh Indonesia yaitu operasi Lilin Salawaku 2023 selama 12 hari, terhitung 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024.
“Untuk kesiapannya, Polri lewat pelaksanaan Rakor ini harapkan peran semua pihak untuk bersama-sama bekerja sesuai bidang tugas masing-masing demi untuk kelancaran pelaksanaan perayaan Natal dan tahun baru,” harapnya.
Dikatakan, Rakor dilakukan untuk samakan persepsi antara pemerintah daerah, TNI maupun instansi terkait. Agar terjadi keterpaduan gerak langkah di lapangan, sehingga tidak terjadi miskomunikasi baik dari segi data maupun kecepatan dan keterbukaan informasi.
“Sehingga ketika muncul permasalahan serius dapat diantisipasi secara tepat dan tepat,” ungkapnya.
Rakor yang dihelat ini juga dilakukan sebagai tindaklanjut hasil rakor di Mabes Polri pada 7 Desember 2023. Juga wujud kesiapan baik Polri, pemerintah daerah, TNI maupun instansi terkait dalam menghadapi perayaan Nataru.
Kapolda kata dia, berharap Rakor ini dapat digunakan untuk menyiapkan kesiapan semua pihak terkait, sehingga apa yang menjadi kendala dan hambatan akan dapat teratasi. Agar saat perayaan Nataru dapat berjalan sesuai harapan bersama yaitu aman dan lancar.
Sementara Sekda Maluku atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, menyambut positif diselenggarakannya kegiatan rakor pengamanan Nataru oleh Polda Maluku.
“Semoga kegiatan ini makin meningkatkan komitmen kita untuk mewujudkan perayaan Natal dan Tahun Baru yang aman sebagai bentuk kebersamaan dan solidaritas kita sebagai aparatur negara baik pemerintah daerah, TNI, Polri, maupun instansi vertikal lainnya,” kuncinya.
Stakeholder yang hadiri Rakor itu diantaranya Kapoksahli Kodam XVI/Pattimura Brigjen TNI Syaeful Mukti Ginanjar, para pimpinan dan pejabat utama TNI Polri dan Pemerintah Daerah maupun Kementerian Lembaga di Maluku. Sedangkan Kapolres jajaran mengikuti lewat video converence. (MR-02)







Comment