by

2018, 1143 Investor Maluku-Malut Nabung Saham di BEI

-Maluku-1,648 views

AMBON,MRNews.com,- Selama kurun waktu Januari hingga Desember 2018, sebanyak 1.143 investor menanamkan atau menabung sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Maluku-Maluku Utara. Terdiri dari 701 investor di Maluku dan 442 investor di Maluku Utara (Malut).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor BEI Perwakilan Maluku-Maluku Utara, Alberto Fasaamuri Dachi saat workshop wartawan: mengenal pasar modal Indonesia kerjasama dengan PWI cabang Maluku di kantor BEI Perwakilan Maluku-Malut, Senin (17/12/18).

“Tiap tahun kita diberi target 1000 investor atau pemegang saham. Angka tersebut

jelas telah melampaui target untuk tahun 2018. Tetapi digabung dua provinsi. Harapannya, tahun-tahun depan bisa meningkat investor yang nabung saham. Tentu dengan cara kita terus mengajak lewat sosialisasi, workshop, kampanye ke desa dan kampus di Maluku dan Malut,” ungkap Alberto.

Dikatakan, selama kehadiran kantor perwakilan BEI Maluku-Malut sejak 2016, tercatat telah ada 1.722 investor menabung saham, 908 investor dari Maluku Utara dan 1567 investor di Maluku. Hal itu menunjukkan, investasi benar-benar jadi kebutuhan pokok dan mengusung semangat berinvestasi harus nyaman.

Dimana BEI menjamin kenyamanan dan keamanan saham itu, dengan sistem SIPF, lagipula tidak ada pemotongan nilai saham, karena tergantung pemegang saham. Apalagi, dalam jual/ beli saham hanya lewat pasar modal Indonesia yaitu BEI yang dijamin UU dan pemerintah. BEI menyediakan enam galeri investor di kampus, untuk Maluku (Unpatti, IAIN, UKIM) sedangkan Malut (Unkhair, IAIN Ternate dan UMMU).

“Untuk sekarang berinvestasi, belum terlambat. Potensi kedepan sangat besar sekali. Dengan jual/beli saham minimal 1 lot (100 lembar saham). Membeli/memiliki saham sama dengan membeli/memiliki perusahaan itu untungnya. Bisa kita jual kembali ketika harga saham tinggi dan keinginan kita. Supaya pasar modal ini bisa berkembang, kita minta partisipasi penyebaran informasi dari media kepada masyarakat dan pelaku usaha. Karena peran media sangat membantu banyaknya investor yang nabung saham selama ini,” tutup Berto, sapaan akrabnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed