NAMLEA,MRNews.com,- Sekertaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Buru, Suwarno Wahid katakan, untuk sembilan bahan pokok (Sembak0) yang dijual Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Namlea sudah bisa terlayani hingga lebaran 1441 H/ 2020.
“Kita sudah melakukan kunjungan di beberapa Distributor Besar yang ada maka stok aman hingga lebaran ” kata Suwarno kepada wartawan di Namlea, Selasa (28/4).
Ditambahkan, jika stok bahan baku berkurang, maka distributor akan melakukan order ke Ambon jelang lebaran sehingga masyarakat tidak perlu kuatir.
“Terkait harga barang yang ada di pasaran masih tetap stabil,” jelas Suwarno.
Dikatakan Suwarno, untuk bahan baku gula pasir bermerek KBA, harganya berkisar antara Rp 19-20 ribu per kilogram. Sementara harga bawang merah jenis lokal Rp 35 ribu per kilogram, sedangkan bawang merah dari luar daerah Rp 50-53 ribu per kilogram.
Terpisah, Kabid Perdagangan Disperindag Haris Hentihu menambahkan, stok Sembako di Pasar Namlea dan pasar lain di Buru sudah bisa terlayani hingga Idul Fitri. Sebab kesiapan beberapa distributor besar di kabupaten ini siap melayani jika ada kekurangan Sembako.
“Sekarang ini, petugas kami selalu melakukan pengecekakan harga barang. Untuk memastikan apakah ada pedagang yang sengaja menimbun barang atau sengaja menaikan harga barang. Namun hingga saat ini semua harga barang dipasaran tetap stabil” ucap Hentihu. (MK-06)











Comment