by

Sembako Bagi Warga Misbar di Ambon Mulai Disalurkan

AMBON,MRNews.com,- 1000 paket Sembako yang diperuntukkan bagi warga miskin baru (Misbar) atau sementara di Kota Ambon akibat terdampak pandemi Covid-19 mulai disalurkan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon. Hal itu dilakukan secara bertahap.

Wakil Walikota selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Ambon Syarif Hadler, bersama Sekretaris Kota A.G Latuheru dan Kadis Sosial Ambon Nurhayati Jasin menyerahkan secara simbolik kepada warga penerima manfaat di Kelurahan Urimessing, Senin (20/4).

Bantuan disalurkan ke 50 desa/kelurahan yang kemudian akan diteruskan kepada keluarga penerima manfaat.

“Kita bagi dilima kelurahan hari ini secara simbolis. Urimeesing, Mangga Dua, Waihaong, Wainitu dan Amantelu. Ada lima tim dan bagi bertahap. Bantuan ini untuk membantu mereka yang kehilangan pekerjaan atau terganggu akibat Covid 19 seperti tukang ojek, sopir angkot dan lain yang disebut sebagai masyarakat miskin baru atau miskin sementara.

Pemerintah kata dia, membuat atau memasang jaring pengaman sosial ini lewat bantuan Sembako agar menadah mereka selaku penerima manfaat agar tidak terjatuh. Bantuan akan berjalan selama 9 bulan.

“Baru tahap awal untuk bulan ini. Bersamaan itu juga nanti ada pembagian Sembako diperluas dari Kemensos yang akan diterima secara tunai langsung ke rekening penerima manfaat. Jumlah penerima kurang lebih 9000 sekian. Nilainya kita belum tahu karena baru tahap awal. Nanti kita cek lagi,” jelas Hadler.

Dengan uang yang akan didapat nantinya itu sebutnya, diharapkan warga sasaran bisa menggunakan untuk membeli kebutuhan pokok guna menopang hidup sehari-hari, bukan untuk hal lain. Termasuk pula bantuan tunai langsung lewat dana desa (DD).

Semua data yang masuk dari kelurahan lewat desa/negeri dan RT lanjutnya, sudah diverifikasi secara baik sehingga tidak tumpang tindih dengan penerima manfaat PKH, kartu program Sembako dan BLT. Maka bisa dipastikan bagi mereka yang benar-benar membutuhkan.

“Semua kita jalan serempak. Sehingga diharapkan dengan bantuan ini, tidak ada kata bahwa akan hilang sama sekali. Tetapi paling tidak kita minimalisir keluhan masyarakat atau kesulitan ekonomi yang dihadapi masyarakat kecil yang terdampak Covid-19. Data yang kita dapat diverifikasi lagia agar benar-benar tepat sasaran,” tukasnya lagi.

Kadis Sosial Ambon Nurhayati Jasin merinci, paket bantuan yang diberikan berupa beras 5kg, indomie 20 bungkus, gula 1 kg, minyak goreng 1/2 kg, kacang hijau 1 kg, ikan sarden 4 kaleng dan biskuat 1 pack.

Salah satu penerima manfaat Nanu Lease yang keseharian sebagai pengemudi ojek online (Ojol) mengaku cukup sedikit terbantu dengan adanya bantuan paket Sembako dari Pemkot ini. Sebab semenjak Pandemi Covid-19 Maret lalu hingga kini, dirinya tidak bekerja karena takut terpapar.

“Cukup sedikit terbantu lah. Memang seng (tidak) sama seperti biasanya waktu normal yang pendapatan bagus. Beta tidak keluar kerja sementara ini karena takut terpapar. Ini bantuan pertama didapat, bantuan lain belum,” cerita Nanu. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed