NAMLEA,MRNews,com.- Sebanyak 8 siswa yang mengikuti pembelajaran di zona merah tepatnya di Pesantren Al-Ikhsan Bondowoso Surabaya Provinsi Jawa Timur dikarantina.
“Kedatangan adik- adik siswa dan siswi asal Maluku yang mengikuti pendidikan di Surabaya Jawa Timur tepatnya di Bondowoso tiba dengan KM Dorolonda rute Surabaya – Namlea, Selasa (14/4) malam berjumlah 10 orang. 1 orang penduduk Namlea, 1 orang penduduk Ambon dan sisanya 8 orang penduduk Kecamatan Waeapo” ujar Camat Waeapo, Baharudin Besan kepada media ini Kamis, (16/4).
Menurutnya, dari 8 orang yang tiba dengan kapal tersebut, maka jajaran Muspika Kecamatan Waeapo bersama tim covid-19 Waeapo menjemput mereka yang didampingi Al Ustaz Fauzan Abdurahman.
Dari 8 siswa itu kata Besan, setelah diberikan arahan di halaman kantor, mereka dibawa ke Penginapan Asri di Desa Wanarejo unit II Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru untuk dilakukan karantina selama kurun waktu 14 hari, sekaligus dilakukan tes pertama suhu badan.
Dengan begitu lanjutnya, kepada semua siswa dan orang tua wali murid yang mengikuti pendidikan di Pasantren AL-Ikhsan Bondowoso untuk dapat mengikuti anjuran pemerintah .
“Dalam jangka 14 hari usai dikarantina dan disesuaikan dengan hasil testing lanjutan dari tim Gugus Covid-19 Waeapo, bilamana semua siswa terhindar dari virus Covid-19 dan dinyatakan negatif maka adik- adik siap dikembalikan kepada pihak keluarga” tutupnya. (MK-06)










Comment