by

Tambah 9 Kasus, 12 Positif Corona di Maluku

-Maluku-1,933 views

AMBON,MRNews.com,- Tercatat hingga hari ini, ada 9 kasus tambahan terkonfirmasi positif Covid-19 di Maluku. Maka total mencapai 12 kasus. Dimana pasien 01 sudah sembuh dan telah kembali ke daerah asalnya di Bekasi. Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) ada 7 orang dan orang dalam pemantauan (ODP) 131 orang.

“Sudah konfirmasi lagi pasien yang positif tambah 9 orang. Jadi sudah 12 pasien positif Covid-19 hingga kini sesuai hasil pemeriksaan PCR polymerase chain reaction (PCR). Ini tentu sangat prihatin buat kita semua” ungkap Ketua Harian Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Kasrul Selang kepada awak media.

Sedangkan pasien 02, oma berusia 74 tahun yang telah dipindahkan dari RST ke RSU dr Haulussy lanjutnya, dari hasil penelusuran atau tracking didapat tiga (3) pasien. Lalu pasien 03 asal Saparua, sekarang suami dan anaknya juga sudah positif.

“Sehingga dari Saparua Maluku Tengah sudah menjadi 3 orang terkonfirmasi positif. Tiga pasien hasil tracking dari 02, mereka tidak melakukan perjalanan dan akan diisolasi di Balai Diklat Provinsi,” jelasnya di Posko Gugus Tugas Kantor Gubernur Maluku, Sabtu (11/4/20).

Kemudian satu (1) pasien lagi yang dirujuk dari Piru Seram Bagian Barat (SBB) terkonfirmasi positif. Satu pasien lain yang sekarang ada di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) FX Sudiharjo Halong juga sudah positif. Yang melakukan perjalanan pulang dari Manado kemarin.

Sementara dari 12 calon perwira Polda Maluku di SPN Passo yang diambil swab kemarin, terkonfirmasi dua orang sudah positif. Keduanya sesuai hasil koordinasi dengan pihak Polda, akan diisolasi di RS Bhayangkara Tantui Ambon.

“Dari 12 pasien, yang 01 sembuh dan 11 lainnya masih dalam perawatan. Secara klinis, mereka masih dalam kondisi baik. Katong sudah koordinasi ke Kabupaten SBB, Maluku Tengah dan Kota Ambon untuk segera melakukan tracking mulai pada jejak pasien 04 dan seterusnya sampai pasien 12,” beber Kasrul.

Dilanjutkan Kasrul, pasien 03 sebelumnya diisolasi di RSAL Halong sudah dipindahkan ke RSUD Haulussy. Pasien 04, 05 dan 06 di Balai Diklat. Pasien 07 sementara di RSAL Halong, 08 dan 09 pasien Saparua masih di RSAL Halong. Sedangkan pasien 10 rujukan SBB sementara di RSAL. Pasien 11 dan 12 yang merupakan calon Perwira Polda di RS Bhayangkara Tantui.

“Kami imbau jangan panik berlebihan namun tetap waspada. Yang lakukan perjalanan, apalagi adik-adik kita banyak mudik, secara sadar keluarga, warga ketat melakukan karantina mandiri. Kalau tidak bisa dirumah, segera lapor ke RT agar bisa karantina terpusat. Sebab saat ini istilahnya sudah transformasi lokal. Artinya ada yang tidak lakukan perjalanan pun sudah positif,” tukas Kasrul. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed