AMBON,MRNews.com,- Kepala SPN Polda Maluku Kombes Pol Daniel Prio mengaku sebanyak 150 Siswa Diktuk Bintara Polri tahun anggaran 2022 ini akan dilantik pada 7 Juli 2022 mendatang.
Sebelum dilantik, mereka telah selesai melaksanakan latihan kerja (Latja) di Polres Seram Bagian Barat (SBB) dan Maluku Tengah (Malteng).
“150 Siswa Diktuk Bintara Polri ini baru usai mengikuti Latja di Polres SBB dan Malteng.
Mereka sementara pendidikan untuk menuju waktu pelantikan menjadi anggota Polri pada 7 Juli mendatang,” tandas Daniel, Rabu (29/6).
Sementara itu, Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif mengingatkan kepada 150 siswa tersebut bahwa pelantikan nanti bukan langkah akhir tetapi awal dari pengabdian sebagai anggota Polri.
“Kalian harus ingat lagi usaha, perjuangan, pengorbanan kalian dan keluarga. Keluarga kalian pun harapkan yang terbaik. Apabila kalian melakukan pelanggaran fatal, saya tidak segan untuk mengeluarkan kalian dari pendidikan,” tegasnya.
150 Siswa Diktuk Bintara Polri juga diminta agar agar kelak memasuki masa penugasan, langkah awal pengabdian kalian sebagai anggota Polri harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
“Jadilah anggota Polri yang humanis, bukan anarkis. Jadilah anggota Polri yang protagonis, bukan antagonis,” pesannya didampingi pejabat utama (PJU) Polda saat sambangi SPN Polda Maluku.
Sesuai atensi Kapolri, Lotharia ingatkan lagi, setiap anggota Polri jangan sampai terlibat dalam peredaran narkoba, baik sebagai pemakai maupun pengedar.
“Siswa Diktuk Bintara Polri harus mengingat perjuangan dan mensyukuri berkah yang telah kalian terima menjadi anggota Polri,” ujarnya.
Kehadirannya sebanyak dua kali di SPN Polda Maluku tambah Lotharia, hanya semata-mata untuk menyiapkan, menguatkan dan meneguhkan mental siswa, masuk ke masa penugasan atau pengabdian sebagai anggota Polri.
“Kepada tenaga pendidik dan staf, terima kasih atas proses pendidikan yang telah dilaksanakan,” kata Kapolda.
Kepada siswa Diktuk Bintara Polri, dirinya menekankan untuk tidak menyerah dan jangan cengeng apabila di tempat tugaskan pada daerah kewilayahan.
“Sebagai anggota Polri sudah siap ditempatkan dimanapun. Ingat, banyak anak muda ingin menjadi anggota Polri, tetapi kalian yang terpilih. Ikuti peraturan yang berlaku. Jangan lakukan pelanggaran, agar kalian dapat dilantik dan mengabdi menjadi anggota Polri,” ingatnya.
Tak lupa, mantan Kapolres NTT itu minta para siswa harus peka dan tanggap mengikuti perkembangan zaman karena tantangan tugas kedepan semakin sulit.
“Kalian adalah Bintara Polri yang menjadi garda terdepan pelaksana tugas dari program-program Polri. Harus peka dan tanggap. Karena semua hal besar berasal dari hal kecil,” kunci Lotharia. (MR-02)











Comment