AMBON,MRNews.com,- Partai Golkar dipastikan meraih posisi ketua DPRD Kota Ambon periode 2019-2024 karena meraih perolehan suara terbanyak dan memiliki empat kursi, meski belum ditetapkan hasilnya oleh KPUD Kota Ambon. Empat (4) nama siap diusulkan ke DPP Golkar melalui DPD I Provinsi Maluku untuk mengisi posisi yang telah hilang sejak lama. Kepastian tersebut didapat pasca dilaksanakannya rapat pleno DPD Golkar Kota Ambon.
Empat nama ialah Ely Toisuta (Wakil Ketua DPRD Kota Ambon), Etha Siahay, Itha Latupapua dan Zeth Pormes. Latupapua merupakan muka baru yang akan masuk ke Baileo Belakang Soya, sementara tiga nama lain adalah incumbent.
Ketua DPD II Golkar Kota Ambon, Richard Louhenapessy mengatakan, ada empat (4) anggota DPRD dari Golkar dan Golkar kali ini dapat kesempatan menjadi ketua DPRD. Meski tiga diantaranya incumbent atau sudah satu periode dan satunya orang baru, tetapi semuanya tetap diusulkan ke DPP Golkar lewat DPD I untuk mendapat persetujuan dan pengesahan. Sebab keputusan pleno DPD demikian atas berbagai masukan dan pertimbangan.
“Rapat pleno sesuai surat edaran DPP Golkar yang harus segera membuat rapat untuk memutuskan paling banyak tiga nama sebagai pimpinan DPRD untuk diusulkan ke DPP, yang juga dihadiri pengurus DPD I Maluku. Tetapi keputusan pleno empat nama atas berbagai pikiran dan pertimbangan, jadi kita usulkan keempatnya ke DPP. Nanti DPP setujui satu nama siapa, itu urusan DPP,” tandas Louhenapessy usai pleno di Hotel Marina, Sabtu (3/8/19).
Salah satu syarat pimpinan DPRD adalah pernah menjadi anggota DPRD satu periode, otomatis sebutnya ada tiga orang. Namun forum pleno berpendapat lain, inginkan semua diusulkan. Tinggal nanti siapa yang akan dipilih, DPP yang punya kewenangan penuh menentukan. Soal siapa paling berpeluang tentu semuanya punya peluang sama namun kembali lagi ke DPP. Sebab pasti DPP sudah punya pertimbangan, berdasarkan ketentuan dan syarat organisasi.
“Bisa juga ibu Ely, bisa juga ibu Etha, atau Zeth bahkan ibu Itha tergantung pertimbangan DPP. Saya tidak condong ke Ibu Ely atau siapapun, tapi semuanya. Tidak ada rekomendasi resmi dari DPD Kota untuk satu nama, tapi semua diusul ke DPP. Kalau saya condong, tapi kalau misalnya DPP seng setuju, mau bagaimana, khan begitu. Jadi diserahkan ke DPP,” tukas Louhenapessy menjawab kabar burung bahwa lebih condong ke Ely untuk pimpinan DPRD.
Sementara, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan DPD Golkar Maluku, Ridwan Rahman Marasabessy yang hadiri rapat pleno menyatakan, syarat pengusulan calon pimpinan DPRD ke DPP sekurang-kurangnya tiga nama. Artinya bisa lebih tapi tidak boleh kurang.
“Atas kemauan forum pleno maka disetujui empat nama direkomendasi atau diusul ke DPP untuk posisi ketua DPRD kota Ambon. Tidak ada masalah, karena bisa lebih dari tiga, yang penting jangan kurang. Tinggal keputusan nanti di DPP yang tentukan,” beber mantan anggota DPRD Maluku itu. (MR-02)











Comment