AMBON,MRNews.com,- Sebanyak 1.149.990 masyarakat Maluku akan menyalurkan hak politik di Pilkada Maluku, Rabu (27/6/2018).
“1.149.990 pemilih ini tersebar di 1.231 desa/kelurahan, 118 kecamatan pada 11 kabupaten/kota, dengan jumlah TPS sebanyak 3.358,” ujar Ketua KPU Provinsi Maluku, Syamsul Rifan Kubangun yang didampingi tiga komisioner KPU kepada wartawan di kantor KPU Maluku, Selasa (26/6).
Adapun rinciannya, pemilih laki-laki 566.266 dan pemilih perempuan 583.724.
Untuk Kota Ambon sebanyak 207. 053 pemilih yang tersebar di 680 TPS, Kabupaten Maluku Tengah 288.557 pemilih di 632 TPS, Seram Bagian Barat 143. 229 pemilih di 398 TPS, Seram Bagian Timur 91.963 pemilih di 269 TPS, Buru 88.950 pemilih di 261 TPS.
Maluku Tenggara Barat 63.087 pemilih di 186 TPS, Maluku Barat Daya 47.721 pemilih di 171 TPS, Buru Selatan 51.710 pemilih di 155 TPS, Kota Tual 40.058 pemilih di 130 TPS, Kepulauan Aru 54.645 pemilih di 233 TPS dan Kabupaten Maluku Tenggara 73.017 pemilih di 243 TPS.
Dikatakan Kubangun, bagi pemilih yang sakit parah di rumah, rumah sakit maupun disabilitas, akan dilayani atau didatangi KPPS untuk salurkan hak pilihnya. Namun, bila yang masih bisa berjalan, dapat mencoblos di TPS terdekat. Agar mengindari kecurangan, maka pasca hitung dan form C dan C1 ditandatangani, hasilnya bisa langsung diuplode ke aplikasi sistem informasi perhitungan (Situng). “Di Maluku tidak menganut sistem Noken, karenanya tidak dibenarkan bila terjadi. Yang ada hanya one man, one vote, one value,” jelasnya menjawab soal sistem Noken di Pilgub.
Di tempat sama, anggota KPU Maluku divisi keuangan, umum dan logistik, Iriane Pontoh memastikan logistik Pilkada Maluku seluruhnya telah terdistribusi sedari seminggu lalu. Khusus bagi daerah terluar dan jauh yakni MBD, MTB, Aru didahulukan lebih awal dan sekarang semua logistik telah standby di kelurahan (PPS).
“Pada hari pemungutan (Rabu, 27 Juni), paginya baru didistribusi ke masing-masing TPS. Kita berharap, tidak ada kendala saat pungut, dimana semua logistik yang sudah dikirim dapat digunakan dengan baik dan tertanggungjawab. Sehingga prosesnya juga berakhir dengan baik, aman dan lancar,” tutup Pontoh. (MR-05)











Comment