AMBON,MRNews.com,- Petikan ukulele oleh Walikota Ambon, Richard Louhenapessy diikuti jalan pagi bersama antara pemerintah kota (Pemkot), forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN), ketua tim penggerak PKK, kepala sekolah, guru dan siswa SD-SMP se-Kota Ambon, Senin (5/8/19), menandai dicanangkannya pelaksanaan kegiatan menjelang hari ulang tahun (HUT) ke-444 Kota Ambon, HUT ke-74 RI dan HUT Provinsi Maluku.
Jalan pagi diawali dari depan gong perdamaian dunia, menyusuri jalan Pattimura, jalan Said Perintah, kawasan Trikora, jalan dr Latumeten, kawasan perigilima, Waihaong hingga ke jalan A.Y.Patty dan finish lagi di gong perdamaian dunia. Sebelumnya, Walikota juga melepaskan balon ke udara, diiringi petikan ukulele oleh anak-anak komunitas ukulele Amahusu sebagai tanda pencanangan kegiatan jelang HUT.
Walikota saat apel pagi dan pencanangan HUT di gong perdamaian mengatakan, usia boleh tua tapi wajah kota harus tetap muda. Karenanya, penting bersyukur atas segala keringat, darah dan airmata semua orang, sehingga Ambon mendapat begitu banyak award pada perjalanan beberapa tahun terakhir. Tentu ini berkat dukungan semua elemen tanpa kecuali termasuk masyarakat. Karena itu, kerja, kerja, kerja. Tidak usah hiraukan atau memikirkan yang lain, kritikan. Sebab menjadi pemimpin di era sekarang jauh lebih berat daripada 10 tahun lalu.
“Dulu pengawasan hanya dilaksanakan internal oleh DPRD maupun inspektur, eskternal oleh media cetak dan online. Tapi sekarang selain ketiganya, rakyat juga mengawasi kita secara langsung lewat handphone. Maka salah sedikit sja, langsung viral di media sosial. Tetapi kalau semua bertekad, kerja, kerja, kerja untuk kepentingan rakyat, saya percaya prestasi pun akan diukir dalam seluruh kinerja kita. Dengan semua yang dilakukan, kiranya akan memberi dampak kesejahteraan bagi rakyat dan masyarakat, sehingga obsesi kita menjadikan Ambon kota musik, kota ikan dan kota damai dapat betul-betul terwujud,” tukas Louhenapessy.
Ketua panitia HUT ke-444 Kota Ambon, Roy deFretes menambahkan, dengan tema HUT “Tarus Benahi Ambon”, maka akan disajikan berbagai kegiatan dengan sasaran utama mendukung program Ambon city of music dan Visit Ambon 2020, dimulai hari ini dan berakhir pada acara puncak 7 September. Yaitu kegiatan olahraga bersifat modern dan tradisional, lomba music dan festival, pawai budaya libatkan negeri, desa dan kelurahan serta instansi terkait, renungan suci dan doa untuk Ambon. Puncaknya adalah pesta rakyat, panggung hiburan, upacara HUT dan jamuan makan.
“Seluruh kegiatan dan perayaan melibatkan semua komponen masyarakat kota Ambon tersebar pada lima kecamatan, ASN lingkup Pemkot Ambon, instansi vertikal, TNI/Polri dan siswa/siswi SMP se-kota Ambon,” pungkasnya. (MR-02)










Comment