AMBON,MRNews.com,- Kepala Desa (Kades) Klis, Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya, Yosias Kliwas memanfaatkan alokasi dana desa (ADD) dan dana desa (DD) dengan menggerakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Seltieman Klis, untuk melakukan kegiatan usaha. Salah satunya, usaha percetakan dan air isi ulang sekaligus menyerap tenaga kerja dan meningkatkan pendapatan desa tersebut.
Manajemen ADD-DD yang berbeda ini oleh Kades Klis sekaligus menjawab bagaimana pengelolaan DD dan ADD yang dikucurkan milyaran rupiah oleh pemerintah pusat dan daerah, manakala banyak disalahgunakan oknum Kepala Desa. “BUMDes Seltieman tahun 2018 ini memang ada dua kegiatan usaha, yakni percetakan dan depot air isi ulang,” kata Kliwas kepada media ini via seluler, Jumat (30/11/18).
Ketua Latupati Pulau Moa ini mengaku, percetakan di Desa Kaiwatu karena berdekatan dengan kota Tiakur, ibukota MBD. Tak hanya itu, pihaknya juga ingin membangun percetakan di pasar Tiakur. Pasalnya banyak pemuda di desa yang dipimpinnya memiliki kealihan desain dan grafis. Apalagi, biasanya Pemda dan pihak terkait memesan atau cetak stiker, baliho, spanduk dan alat peraga lainya di luar.
“Kita berharap Pemda berikan kemudahan agar kita dapat tempat di pasar Tiakur. Nah, selain kita berdayakan potensi yang ada kita melihat peluang pasar. Kita berencana launching akhir November atau awal Desember 2018 ini. Selanjutnya percetakan siap beroperasi untuk melayani kebutuhan pesanan Pemda dan kebutuhan alat peraga Pemilu 2019 mendatang,” terang Ketua AMGPM Cabang Moa Tengah ini.
Sementara itu soal depot air isi ulang, lanjut Wakil Ketua Majelis GPM Klis, pihaknya memusatkan usaha galon air isi ulang di desa yang dipimpinya. Usaha percetakan dan depot air isi ulang, selain menggenjot Pendapatan Asli Desa (PADes) tetapi yang dilakukan juga untuk menyerap tenaga kerja di daerah itu.
“Memang setiap tahun, ada DD dan ADD tapi kita terus genjot pendapatan. Soal depot air isi ulang kita jawab kebutuhan masyarakat dan peluang usaha. Tak hanya itu, kita juga berencana membangun sejumlah usaha, tak hanya percetakan dan depot air isi ulang saja. Ada banyak usaha yang kami geluti nantinya,” katanya.
Kendati begitu, pihaknya memiliki strategis pembangunan tahun pertama, kedua, dan ketiga. Tentu dengan fokus pemberdayaan manusia, pembangunan dan genjot pendapatan sesuai RPJMDes. Buktinya, ekonomi warga desa Klis mulai menggeliat. Salah satunya, ibu-ibu desa Klik mulai ramai menanam sayur untuk dipasarkan di kota Tiakur.
“Kita berikan bantuan bibit sayur. Kita terus bergerak berbuat dan melayani masyarakat. Intinya pemanfaatan DD dan ADD untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kita juga bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk melatih putra putri di Klis. Guna menyiapkan anak bangsa di desa Klis untuk trampil dan siap serta mandiri dan meningkatkan ekonomi,” pungkasnya. (MR-02)











Comment