by

“Bagaimana Mengelola Pariwisata di Kei Berkelas Internasional”

-Gagasan-1,055 views

(oleh: Gerry Habel Hukubun, Pemerhati Pariwisata Kei)

AMBON,MRNews.com,- Kalo dilihat dari gambar ini, setiap setengah jam, ada pesawat rute internasional yang check point melewati udara Kei. Jika airport di Langgur, sudah lebih dari 2000M maka seharusnya pesawat jet B737-900ER atau A320 sudah dapat landing di bandara di Langgur.

Selanjutnya bagaimana peran pemerintah daerah menyurati kementerian pariwisata, kementerian luar negeri dan kementerian perhubungan agar dapat menaikkan status bandara di Langgur menjadi Internasional dengan alasan peningkatan aspek pariwisata sesuai dengan fakta yang ada saat ini.

Dan selanjutnya Pemda harus melakukan agreement dengan maskapai luar negeri seperti Emirates, Singapore airlines, Malaysia airlines, Chathay pasific dan yang lainnya agar penerbangan dari selatan bumi seperti New Zealand Australia dan negara-negara pasific yang menuju utara bumi seperti China Eropa, agar dapat transit di Kei island.

Caranya bagaimana? subsidi seat. Subsidi seat bisa dilakukan dengan persetujuan dari DPRD dan dapat dimasukkan kedalam pos anggaran promosi pariwisata. Maskapai dengan senang hati akan menerima tawaran tersebut. Dan akan terjadi simbiosis mutualisme antara maskapai dan daerah.

Maskapai mendapatkan profit lebih dari penerbangan mereka, pemerintah daerah mendapatkan benefit berupa penumpang antar negera yang turun sejenak di Kei Island. Bayangkan bagaimana penumpang-penumpang tersebut melihat keindahan Kei disaat mau mendarat dan take off di Kei.

Saya lebih tertarik membuat penerbangan transit dibandingkan penerbangan dengan tujuan Kei. Karena daerah kita masih belum cukup dikenal di level internasional. Apabila penerbangan di buat penerbangan transit, maka mau tidak mau, penumpang yang mau kemanapun harus mampir di Kei.

Apakah anda tau keuntungan menjadi daerah transit? Kita lihat singapura. Singapura cuma negara kecil yang hampir tidak mempunyai sumber daya alam. Namun bisa maju karena dia merupakan negara transit. Kita bisa buat Kei dalam skala kecilnya Singapura. Khusus di bidang pariwisata.

Dampak lain dari bertumbuhnya aspek pariwisata adalah ekonomi rakyat kecil semakin bertumbuh. Saya membayangkan orang-orang yang akan lebih rajin buat kerajinan tradisional, tarian adat yang bisa dikomersilkan seperti di Bali, dan paling penting dengan semakin sibuk masyarakatnya dalam mencari usaha, semakin berkurang pula pengangguran. Pengangguran berkurang, maka angka kriminal pun akan berkurang.

Kenapa saya bisa yakin ide saya akan berjalan? Karena saya pernah berkomunikasi dengan Duta Besar RI untuk New Zealand, Tantowi Yahya dan pemerintah New Zealand di Wellington satu tahun lalu.

Demikian tips saya selaku pemerhati pariwisata Kei. Masih banyak ide lain yang akan saya tulis selanjutnya. Semoga bermanfaat. (**)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed