AMBON,MRNews.Id.- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara langsung memantau jalannya turnamen Soekarno Cup yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Maluku. Kehadiran tim pemantau dari PSSI ini diharapkan mampu menjaring pesepak bola berbakat dari bumi raja-raja untuk dipromosikan ke tingkat yang lebih tinggi.
Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Benhur George Watubun, menyatakan bahwa keterlibatan PSSI dalam turnamen ini memberikan angin segar sekaligus motivasi besar bagi perkembangan sepak bola di Maluku.
”Hadirnya PSSI untuk memantau langsung event Soekarno Cup ini memberikan angin segar bagi persepakbolaan di Maluku. Kami sangat berharap ada talenta-talenta muda berbakat yang bisa dilirik dan dipromosikan ke kancah nasional,” ujar Watubun,Selasa (26/5).
Membangkitkan Kembali Kejayaan yang Sempat ‘Mati Suri’
Benhur tidak menampik bahwa kondisi sepak bola di Maluku sempat mengalami penurunan kualitas yang cukup signifikan sebelum memasuki era tahun 2000-an. Olahraga paling populer ini seolah kehilangan tajinya, padahal sejarah mencatat Maluku adalah salah satu lumbung terbesar penghasil pesepak bola legendaris di Indonesia.
Sejarah Emas: Maluku melahirkan banyak nama besar yang mengharumkan nama bangsa di kancah nasional maupun internasional.
Kondisi Pasca-2000: Kompetisi yang minim membuat pembinaan sempat dinilai ibarat ‘mati suri’.
”Namun dengan adanya kompetisi seperti Soekarno Cup ini, rasanya seperti hembusan angin segar yang membangkitkan kembali semangat olahraga bola kaki di Provinsi Pattimura,” pungkasnya optimis.
Melalui turnamen ini, DPD PDI Perjuangan Maluku berkompetisi bukan hanya untuk meraih piala, melainkan sebagai wadah pembibitan yang terstruktur agar mutiara-mutiara lapangan hijau dari Timur Indonesia bisa kembali bersinar di skuad Garuda. (**)











Comment