by

Pemkot Ambon Apresiasi OJK Maluku Luncurkan Modul Ajar Literasi Keuangan untuk Siswa di Kota Ambon

AMBON,MRNews.Id.- Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena memberi apresiasi kepada OJK Maluku yang telah berkontribusi terhadap pelayanan pendidikan berkualitas bagi masyarakat di Kota Ambon dan mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan murid SMP/MTs di Kota Ambon.

” Pemerintah Kota Ambon memberi apresiasi kepada OJK Maluku yang berkontribusi untuk mengajar Modul Ajar Literasi Keuangan Pertama di Indonesia untuk Tingkat SMP/MTs” ujar Wattimena, saat peluncuran Modul Ajar yang ditandai dengan penyerahan secara simbolis Buku Modul Ajar Literasi Keuangan Mata Pelajaran IPS Tingkat SMP/MTs oleh Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady kepada Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, (20/5).

Sebagai orang nomor satu di kota Ambon dirinya berbangga sebab Modul Ajar yang diluncurkan merupakan Modul Ajar Literasi Keuangan Pertama di Indonesia untuk Tingkat SMP/MTs.

” Kita patut berbangga sebab Modul Ajar yang diluncurkan merupakan Modul Ajar Literasi Keuangan Pertama di Indonesia untuk Tingkat SMP/MTs, ” ujar Wattimena.
Karena itu Wattimena mengingatkan agar semua siswa dapat belajar dengan serius sehingga dapat mengambil manfaatnya bagi masa depan dunia pendidikan di Maluku khususnya di Kota Ambon.

Sementara itu, Kepala OJK Maluku, Haramain Billady menjelaskan bahwa penyusunan dan penerapan Modul Ajar Literasi Keuangan ini akan dilakukan secara terintegrasi dalam mata pelajaran IPS di seluruh SMP/MTs di Kota Ambon. Aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam impelementasi Modul Ajar ini antara lain penerapan budaya belajar yang disiplin dan kreatif, penguatan karakter kepada murid untuk bijak mengelola keuangan, jujur, bertanggung jawab, serta membentuk budaya dan perilaku menabung di kalangan pelajar
“Kita berharap dapat melahirkan desain pembelajaran yang mengacu pada capaian pembelajaran yang telah ditentukan, pemilihan pendekatan praktek pedagogis yang tepat, pelibatan para pihak dalam kemitraan pembelajaran, dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang memadai, sehingga tercapai profil lulusan murid SMP/MTs yang diinginkan, demikian Billady. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed