AMBON,MRNews.Id.- Rapat Paripurna DPRD Provinsi Maluku dalam rangka pidato perdana Gubernur Maluku masa jabatan tahun 2025-2030 yang diawali dengan acara serah terima jabatan Gubernur Maluku, dipimpin Ketua DPRD Maluku, Benhur George Watubun, dihadiri wakil ketua DPRD Maluku, anggota DPRD Maluku, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, Wakil Gubenur Maluku, Abdullah Vanath, Forkopinda dan undangan .
Rapat Paripurna diawali dengan serah terima jabatan Gubernur dan wakil gubernur Maluku yang diawali dengan penyerahan memori jabatan yang diserahkan Sekda Pemprov Maluku, Sadali Ie kepada Gubernur Maluku, Hendrik Lewerisa .
Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun saat memimpin rapat paripurna mengatakan dengan adanya pelantikan kepala daerah secara serentak di Jakarta maka telah dilantik Gubernur dan wakil gubernur Maluku, Hendrik Lewerisa dan Abdullah Vanath periode 2025-2030.
Sementara itu, Gubernur Maluku dalam pidato perdana mengatakan sebagai pasangan gubenur Maluku maka sebagai anak Maluku akan selalu berjuang dan merasakan penderitaan secara bersama. Seperti kata pepatah, potong di kuku rasa di daging.
” Sebagai anak Maluku yang dibesarkan dan berjuang mengikuti pendidikan dengan situasi daerah yang berbeda dari Saparua, Kota Ambon hingga America menandakan betapa pentingnya arti pendidikan” ujar Lewerisa, Rabu (5/3).
Maluku merupakan daerah yang kaya dengan kekayaan alam, gudang rempah-rempah yang mesti diolah dan diperjuangkan sehingga bisa keluar dari kemiskinan.
” Pengalaman saat kampanye dari pulau-ke pulau dimana begitu banyak masyarakat yang hidup di garis kemiskinan membuat kami akan berjuang bersama meningkatkan kehidupan yang lebih baik” tegasnya.
Pentingnya membuka lapangan pekerjaan dengan membuka investasi yang ikut aturan yang dapat memberikan kemajuan bagi masyarakat Maluku. Berbagai bidang menjadi penting untuk ditata dengan semangat kebersamaan membawa Maluku keluar dari kemiskinan.
” Beban daerah sangat besar dengan tingkat hutang daerah begitu juga dengan efisiensi anggaran maka secara bersama dengan semangat Lawamena Haulala kita akan bersama bergandeng tangan menata Maluku menjadi lebih baik dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah menuju cita-cita besar , Maluku menjadi lebih baik ” harapnya.
Watubun menambahkan dengan anggaran yang terbatas maka dibutuhkan berbagai inovasi selaras dengan penempatan ASN yang tepat .
” Keberhasilan bukan hanya menjadi tanggung jawab gubernur dan wakil gubenur Maluku tetapi menjadi tanggungjawab kita bersama par Maluku pung bae” tutup Watubun . (MR-01).











Comment