by

Bantu WBP, Pemkot Ambon Siap Kerjasama dengan Lapas Kelas IIA

AMBON,MRNews.com,- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon siap membuka diri untuk melakukan kerjasama lewat penandatangan memorandum of understanding (MoU) dengan lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas IIA Ambon.

Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena mengaku, kerjasama itu bisa terbangun kedepan. Dimana ada dinas atau organisasi perangkat daerah (OPD) yang bisa fasilitasi pemberdayaan warga binaan pemasyarakatan (WBP).

“Terutama hasil karya mereka bisa kita bantu pasarkan secara lokal bahkan nasional, sebagai bentuk kita menghargai apa yang telah mereka kerjakan. Karena mereka yang berada di Lapas kelas IIA Ambon juga bagian dari warga kota Ambon,” terangnya pekan lalu di Ambon.

Sebelumnya diketahui, Penjabat Walikota dan jajaran Pemkot Ambon Kamis (14/12) lalu turut serta dalam perayaan Natal bersama keluarga besar lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas IIA Ambon.

Lantunan lagu-lagu pujian dari pegawai dan WBP serta penyalaan lilin oleh Kalapas Kelas IIA Ambon Mukhtar, Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena, Kepala Bidang Pelayanan, Rehabilitasi, Pengelolaan Benda Sitaan, Barang Rampasan Negara dan Keamanan Kanwil Kemenkumham Maluku Renny Picauly hingga mantan Walikota Ambon Richard Louhenapessy menambah sukacita Natal yang mengusung tema “Kami Datang Untuk Menyembah Yesus Sang Raja” itu.

Ditambah lagi dengan refleksi Natal oleh Pendeya Steve Gaspersz semakin memberi arti pentingnya Natal dalam suasana merajut kebersamaan dan hidup orang saudara yang tidak terbatas dalam ruang dan waktu.

Kepala Lapas Kelas IIA Ambon Mukhtar menyebut, perayaan Natal kiranya dapat menjadikan momentum untuk tidak lupa bersyukur dan bersatu hati serta saling menopang satu dengan yang lainnya dalam kebersamaan yang dibentuk menjadi kekuatan bagi semua.

“Saya mengajak kita semua untuk memberi yang terbaik, penuh solidaritas, bekerja keras dan berdoa agar pencapaian kita harus lebih baik dari hari sebelumnya. Dan tentunya tidak lupa untuk bersyukur atas apa yang Tuhan berikan kepada kita semua,” pintanya.

Sementara Penjabat Walikota Bodewin Wattimena katakan, rayakan Natal dengan keluarga besar Lapas ini ada satu suasana yang berbeda dari Natal-Natal yang sebelumnya dijalani di tempat lain. Apalagi ketika lantunan lagu pujian WBP.

“Kita ada bersama-sama disini dengan orang-orang yang membutuhkan perhatian, peran dan tanggungjawab kita untuk melihat mereka,” jelas Wattimena.

Menurutnya, momen Natal memberikan kesempatan untuk berubah, bukan akhir dari segala-galanya ketika menjalani proses di Lapas. Perubahan itu juga adalah pesan penting bagi semua pemimpin dan warga di kota ini.

“Kesempatan kita berubah terus diberikan Tuhan. Tinggal bagaimana kita memanfaatkannya supaya hidup kita jauh lebih berarti kedepan. Dan itu mesti diikuti dengan komitmen dari dalam diri kita sendiri, tidak bisa harapkan orang lain atau lingkungan,” pintanya.

Dengan begitu menurutnya, pasti ada harapan masa depan yang lebih baik. Sebab tidak ada orang yang ingin hidup dalam kesulitan, kesusahan.

Tetapi semua orang punya cita-cita dan harapan hidup untuk jadi lebih baik ke depan termasuk oleh WBP Kelas IIA Ambon lewat peran dan bantuan Kalapas dan jajaran, tokoh agama serta keluarga.

“Saya minta OPD terkait agar tahun depan bisa agendakan Natal Pemkot bersama keluarga besar Lapas Kelas IIA Ambon, yang seluruhnya difasilitasi Pemkot. Demikian pula kegiatan hari besar keagamaan lainnya,” pinta Wattimena. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed