AMBON,MRNews.com,- Mega proyek revitalisasi gedung putih Pasar Mardika Kota Ambon Provinsi Maluku ditargetkan dapat tuntas dikerjakan akhir April 2023 mendatang. Kini, pekerjaan gedung berlantai IV itu sudah diangka 93 persen.
Kepastian itu terungkap setelah Komisi III DPRD Maluku melakukan kunjungan lapangan ke proyek yang telah mulai dikerjakan akhir Januari 2022 lalu itu, Selasa (28/3).
Pantauan Mimbar Rakyat di lapangan, mulai dari lantai I hingga IV masih dilakukan aktivitas kerja oleh para pekerja baik dalam gedung maupun luar.
Iwan, PPK sarana prasarana strategis Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Maluku katakan, saat ini yang masih banyak dikerjakan adalah mekanikal, elektrikal dan plamping/perpipaan (MEP) serta landscape atau jalan berlingkar di dalam pasar tanpa pagar, kemudian menyusul drainase.
“Kita juga akan siapkan akses keliling bagi mobil Damkar lewat ketika ada kebakaran bisa diatasi. Kita sudah punya sistem sendiri, proteksi kebakaran. Cuma kita jaga itu supaya lebih safety dan akses,” jelasnya.
Sesuai isi kontrak kerja proyek ini kata Iwan, akan berakhir akhir April 2023 mendatang. Jika melihat prospek, mungkin kerjaan yang masih kurang adalah MEP, arsitek dan landscape.
“Itu mungkin kurang satu dua persen lah, pekerjaannya. Karena landscape itu baru pembersihan lahan. Nanti kan ada tangga, mainan lampu, ada rumput, banyak lah. Sesuatu yang kreatif lah, kelihatan seperti taman. Nanti ada pembuangan sampah di belakang,” bebernya.

Mengenai kapasitas pasar Mardika yang berlantai empat ini pasca revitalisasi kata Iwan, akan menampung 570 sekian untuk kios dan 540 sekian untuk los, dengan total 1.100 lebih. Ditambah Pujasera dan sebagainya kurang lebih 1300.
“Soal jumlah pedagang di Mardika dan kemampuan menampung mereka disini, itu urusan pemerintah. Karena kita hanya tugasnya kerja sampai selesai, rampung proses revitalisasi pasar,” tegasnya.
Disinggung soal target kapan rampung proses revitalisasi pasar Mardika ini, Iwan mengaku, sesuai kontrak kerja targetnya masih on the track sampai akhir April 2023 mendatang.
Sebabnya sisa waktu sebulan, akan dimaksimalkan kerja dengan mempush kontraktor. Namun menjaga kemungkinan jika dua Minggu sebelum kontrak berakhir pekerjaan belum tuntas, bisa diperpanjang lagi satu bulan.
“Kalau toh misalnya tidak selesai, paling yang kurang itu landscape dibagian bawah tadi sama pengecatan di lantai IV. Makanya sisa waktu ini kita kerja kebut siang malam. Lantai IV ini tinggal pemasangan rolling door, listrik, tegel lantai dan pengecatan,” pungkas Iwan.
Diketahui, revitalisasi Pasar Mardika di Kota Ambon Maluku, telah dimulai seiring kegiatan peletakan batu pertama atau groundbreaking pada Kamis (27/1/22).
Revitalisasi pasar dengan skema multi years contract (MYC) APBN TA 2021-2023 ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi pasar sebagai prasarana perdagangan dan perekonomian rakyat.
Pekerjaan pembangunan dilakukan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Maluku bersama dengan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk sebagai penyedia jasa konstruksi dan PT Ciriajasa Cipta Mandiri sebagai penyedia jasa manajemen konstruksi.
Pelaksanaan konstruksinya juga akan menerapkan Building Information Modelling (BIM). Sebab, sesuai Permen PUPR Nomor 22 Tahun 2018, Pasar Mardika termasuk dalam kategori bangunan tidak sederhana yang luasnya di atas 2.000 meter persegi dan di atas dua lantai.
Dengan demikian, harapannya Pasar Mardika menjadi pasar pelopor atau pioneer yang menerapkan BIM di Kepulauan Maluku. (MR-02)











Comment