AMBON,MRNews.com,- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Robby Sapulette mengatakan, bila dilihat tentang kondisi terminal Mardika sekarang, dimana kapasitas terminal dengan jumlah armada yang beroperasi, maka itu tidak sebanding. Sehingga perlu ada alternatif untuk membangun terminal baru yang lebih memadai dan menampung semua kendaraan. Pasalnya, angkutan umum di kota Ambon kurang lebih ada 1850, sedangkan kapasitas terminal hanya untuk 62 trayek sehingga memang tidak memadai.
Belum lagi, menurut Sapulette, didalam terminal Mardika beberapa tahun terakhir ini digunakan untuk berjualan dan tempat tinggal oleh PKL, dengan membangun lapak-lapak beragam ukuran. Maka, perlu diambil langkah-langkah tegas sehingga dapat mengembalikan fungsi terminal sebagaimana mestinya.
“Saya sudah bicarakan itu dengan pimpinan, untuk nantinya diambil langkah-langkah. Langkah yang pertama mesti kita tertibkan PKL-nya dulu. Harus kosongkan terminal supaya tidak ada fungsi ganda didalam terminal. Karena kalau memang itu terminal ya terminal saja, jangan ada fungsi lain. Itu kebijakan jangka pendek,” ungkap Sapulette kepada media di Balaikota Ambon, Selasa (31/7/18).
Hal kedua yang sifatnya jangka panjang, kata Sapulette mesti dipikirkan untuk bangun terminal baru karena terminal yang ada dari aspek kapasitas tidak bisa lagi menampung jumlah armada yang beroperasi, dan itu sebagai kebutuhan untuk kota maju dan berkembang.
“Semua rencana ini akan berjalan tergantung kemampuan keuangan daerah. Jadi itu terminal tipe C dan
membutuhkan dana yang cukup besar. Tapi nanti akan kita sampaikan kepada pimpinan maupun DPRD untuk menjadi pertimbangan karena ini kebutuhan. Jadi jangka pendeknya, upaya mengosongkan terminal dari aktivitas lain dan jangka panjang bangun terminal yang baru, karena kebutuhan,”harapnya. (MR-02)











Comment