AMBON,MRNews.com,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku menjadi salah satu tujuan kunjungan Walikota Vlissingen Bas Van den Tilaar dan Wakil Walikota Albert Vader saat berada di Kota Ambon, Maluku guna menjajaki peluang kerjasama.
Sayangnya, meski telah terjadwal jauh-jauh hari, namun baik Gubernur Maluku Murad Ismail, Wakil Gubernur (Wagub) Barnabas Orno serta Sekretaris Daerah (Sekda) Sadali Ie tidak berada di tempat untuk menjamu kedatangan orang nomor satu dan dua di Kota Vlissingen itu, Jum’at (17/2).
Dari internal di kantor Gubernur menyebut,
Gubernur Murad sedang berada di Jakarta, entah urusan dinas atau pribadi. Sementara Wagub di waktu yang sama sementara mengikuti rapat paripurna di DPRD Maluku.
Sedangkan Sekda Sadali masih berada di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dalam rangka kegiatan buka Sasi Gurita. Ketiga petinggi di Maluku itu pun mengutus Kepala Bappeda, Anton Lailosa.
Pantauan media ini, pertemuan Lailosa dan Walikota-Wakil Walikota Vlissingen berlangsung hampir 2 jam untuk membahas peluang kerjasama antara Pemprov Maluku dan Pemprov Zeeland-Belanda.
Lailosa mengaku, Ambon dan Vlissingen telah melakukan banyak hal selama ini sebagai bentuk kerjasama Sister City dan menjadi salah satu kerjasama yang terbaik di Indonesia. Pemerintah Provinsi pun mengambil momentum itu untuk perluas kerjasama tersebut
“Saat ini kita (Pemprov Maluku) baru berbicara mengenai bagaimana memperluas kerjasama itu juga di tingkat provinsi, antar provinsi Zeeland-Belanda dan Provinsi Maluku,” tandas Lailosa.
Secara eksplisit akui Lailosa, pihaknya dan Walikota-Wakil Walikota Vlissingen berbicara lebih banyak di sektor perikanan dan pertanian. Berkaitan rencana ekspor kelapa, cengkeh serta ikan-ikan dari Maluku ke Provinsi Zeeland-Belanda.
“Kita mendalami lebih banyak di sektor perikanan dan pertanian. Bagaimana kita dari Maluku bisa ekspor kelapa, cengkeh dan ikan ke Zeeland,” jelasnya usai pertemuan.
Kota Ambon tambahnya, akan memperluas kerjasama dengan Vlissingen. Sementara Provinsi Maluku baru jajaki “kemungkinan” terjadinya kerjasama, mengikuti adanya perluasan kerjasama oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, juga akan diikuti MoU antara Pemerintah tingkat Provinsi.
“Tapi nantinya, Walikota dan Wawali Vlissingen akan kembali ke daerahnya, untuk membicarakan hal itu lebih lanjut dengan Pemerintah Belanda, Zeeland maupun Ambasador di Jakarta,” terang dia.
“Kami juga harus menyampaikan hasil pertemuan ini. Karena kami ditunjuk mewakili untuk bicarakan hal ini secara serius. Karena mereka (Pa Gubernur) sementara di Jakarta,” tegas Lailosa.
Di tempat yang sama, Walikota Vlissingen Bas Van den Tilaar mengaku, banyak hal sudah dibicarakan bersama perwakilan Pemerintah Maluku dan memiliki kemungkinan-kemungkinan kerjasama di bidang pertanian dan perikanan.
“Selesai kunjungan di Ambon, kami akan kembali ke Jakarta dan akan menginfokan kepada Duta Besar kami disana. Dan akan pulang ke Belanda, kami juga akan berbicara dengan Pemprov kami. Sehingga kemungkinan kerjasama itu bisa dilakukan di kemudian hari,” terang Bas.
Mengenai ketidakhadiran Gubernur, Wagub maupun Sekda menerima kunjungan pihaknya, Bas tak ambil pusing, karena baginya hal itu sama sekali tidak penting.
“Itu tidak penting. Yang penting adalah ketika kami berbicara di dalam (kantor Gubernur), kami menemukan banyak hal yang bisa kami diskusikan dan bisa kami bawa kembali pulang kami bisa membantu masyarakat Ambon dan Maluku,” kuncinya. (MR-02)











Comment