by

Anak-anak Korban Kebakaran Mardika Butuh Seragam & Perlengkapan Sekolah

AMBON,MRNews.com,- Pasca terbakarnya kawasan Lorong Tahu dan Mangga Mardika Kelurahan Rijali Kecamatan Sirimau, Jum’at (9/12) lalu, hingga kini anak-anak yang menjadi korban kebakaran bersekolah baik TK hingga SMA dengan pakaian apa adanya.

Hal itu terjadi lantaran seragam dan perlengkapan sekolah mereka ikut terbakar bersama rumah atau kontrakan, kosan yang ditinggali bersama orang tua di kawasan tersebut.

Para orang tua pun bisa berharap bantuan berdatangan dari berbagai pihak terutama seragam dan perlengkapan sekolah agar anak mereka bisa kembali bersekolah secara normal.

“Selain pakaian yang sudah terpenuhi dari bantuan yang disalurkan, tapi juga seragam dan pelengkapan sekolah anak-anak yang tidak ada dan sangat dibutuhkan. anak-anak kurang lebih tiga hari ini sekolah dengan pakaian seadanya,” cerita Zulhan, korban pengungsi Mardika, Rabu (14/12).

Dirinya berharap, keresahan akan kebutuhan itu bisa terjawab tak lama, sehingga anak-anak walau keadaan bencana namun tetap harus belajar di sekolah dengan seragam dan perlengkapan sekolah lengkap demi masa depan yang diimpikan.

Merespons kebutuhan itu, PKS Maluku dan Kota Ambon langsung gerak cepat membantu. Ketua DPD PKS Kota Ambon Yusuf Wally katakan, pihaknya telah bagikan seragam sekolah bagi sebagian anak SD, SMP dan SMA, walau belum menyentuh seluruhnya.

“Semoga mereka sudah bisa bersekolah kembali dengan gunakan seragam. Memang masih banyak lagi anak-anak sekolah yang belum tersentuh. Dengan kemampuan kita, mudah-mudahan Allah beri kita kebaikan, para donatur lain juga bisa melihat hal ini dan membantu,” tandas anggota DPRD kota Ambon itu.

Selain pakaian seragam, PKS juga tambah Wally, telah salurkan 100 paket karung beras, mie instan dan telur yang diharapkan walau sedikit bisa meringankan beban warga pengungsi korban kebakaran Mardika. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed