AMBON,MRNews.com,- Secara serentak di seluruh Indonesia dilakukan apel kebangsaan dan doa bersama sebagai upaya revolusi mental warga bangsa.
Di Maluku sendiri, terpusat di Lapangan Merdeka Kota Ambon, Jum’at (16/9) dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Maluku, Sadali Ie.
Diikuti Penjabat Walikota Ambon bersama jajarannya, Danlantamal IX/Ambon, Bakamla Maluku, Aster Kodam XVI/Pattimura,
Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Maluku, Kombes Pol Wirdenis Herman mewakili Kapolda, Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Dandim 1504/Ambon, ASN, mahasiswa dan OKP/Ormas.
Penjabat Sekda katakan, kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut revolusi mental yang digalakkan pemerintah pusat secara berkesinambungan.
Apel kebangsaan juga dilakukan untuk membentuk karakter kebangsaan membangun Indonesia serta mewujudkan negara yang berdaulat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Kami harapkan adanya partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam mendukung gerakan nasional revolusi mental di Maluku,” harapnya.
Sementara itu Penjabat Walikota Bodewin Wattimena menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) berkewajiban mendukung gerakan revolusi mental yang digalakkan pemerintah pusat tak saja selesai di apel kebangsaan dan doa bersama ini.
“Namun bagaimana dimulai dari aparatur pemerintah harus melakukan pelayanan publik yang terbaik kepada masyarakat dan disiplin. Melayani dengan hati. Semua harus dimulai dari diri kita lebih dulu, internal kita sebelum merubah orang lain,” ingatnya. (MR-02)











Comment