AMBON,MRNews.com – Setengah abad usia provinsi ini, layaknya pertumbuhan di usia senja seharusnya makin berbenah, makin meminimalisir distribusi kesenjangan sosial di pelosok wilayah Maluku, hingga prestasi yang diraih pemerintah provinsi (Pemprov) tak tercoreng asa pelajar Batabual.
Hampir 20 tahun, Desa Waemorat, Kecamatan Batabual Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, belum terjamah infrastruktur jembatan yang memadai.
Anak usia sekolah pun terpaksa harus bertaruh nyawa, menyebrangi derasnya aliran sungai yang memiliki lebar 10 meter, demi mendapatkan pendidikan.
Sekedar tahu agar tak terseret derasnya arus, mereka harus berpegangan tangan satu sama lain, walau resiko terbawa arus tetap ada bahkan kapan saja bisa mengancam nyawa miris memang.
Menanggapi hal tersebut, Michel Tasane Legislator Maluku Daerah Pemilihan Kabupaten Buru angkat bicara.
“Untuk kejadian yang terjadi kami prihatin, seharusnya di usia yang sudah uzur, ke-77 tahun, Pemerintah daerah dapat menengok langsung urgensi pembangunan yang dibutuhkan masyarakat batabual,” ungkap Tasanse dengan nada kesal, Kamis (18/8).
Menurut Sekertaris Komisi I DPRD Maluku ini, pemerintah semestinya serius mengatasi dan menangani persoalan dimaksud, agar distribusi keadilan sosial bisa dirasakan seluruh masyarakat Indonesia, termasuk juga warga batabual.
Pasalnya, selama ini kebutuhan infrastruktur memang menjadi salah satu kebutuhan pokok mobilitas masyarakat dengan ciri khas daerah kepulauan.
Dirinya tegas meminta, Pemda lewat dinas PUPR Maluku agar bisa secepatnya membantu, sebagaimana telah disepakati bersama komisi III DPRD Maluku dalam Rapat Koordinasi (Rakor), beberapa waktu lalu di Jakarta.
Yang mana dalam Rakor tersebut pihak Kementerian memberikan garansi, siap membantu Pemda Maluku menangani persoalan kebutuhan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat di wilayah Maluku termasuk juga di Batabual.
“Semoga kebutuhan masyarakat Batabual terpenuhi, sehingga tidak ada lagi anak anak yang harus menyebrang dengan cara ekstrim hanya untuk bisa mengenyam pendidikan,” tutup Politisi Muda Besutan Partai Golkar ini. (MR-03)










Comment