by

Kamp Pengungsi Kariu Tak Layak Huni, Tetthol Desak Perhatian Pemda Hingga Pempus

AMBON,MRNews.com – Kondisi memprihatinkan dialami pengungsi warga Kariu yang hingga saat ini berada di kamp-kamp pengungsi di Negeri Aboru Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku.

Pasalnya, warga Kariu yang mengungsi akibat konflik sosial yang terjadi di Malteng ini, hingga kini masih bertahan di kamp pengungsi negeri Aboru yang hanya dilindungi terpal seadanya dan diperhadapkan dengan kondisi cuaca ekstrem.

“Tenda yang saat ini dibangun dan didiami warga, sudah rusak dan bocor, akibatnya ketika hujan deras terjadi genangan air cukup parah, hingga hari ini mereka masih mendiami kamp pengungsi yang berdinding dan beratapkan terpal,” ungkap Wakil Ketua Komisi III DPRD Maluku Saudah Tetthol usai melaksanakan tinjauan lapangan, Selasa (9/8).

Terhitung, sudah enam (6) bulan lamanya sejak konflik sosial di Malteng, hingga saat ini pengungsi Kariu tetap tinggal di barak pengungsian yang sangat tidak layak huni untuk ditempati manusia.

Bukan hanya itu, diakui, kekurangan obat-obatan serta tenaga kesehatan juga kurang menyambangi pengungsi Kariu.

“Sehingga itu juga merupakan salah satu hal urgent yang berimbas pada kesehatan warga pengungsi yakni adanya warga yang menderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diare dan lainnya,” ungkapnya.

Oleh karena itu, perhatian Pemerintah Daerah setempat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk dapat melihat kondisi warga Kariu yang mengungsi tersebut sangat dibutuhkan segera.

“Kita meminta penanganan sesegera mungkin dari Pemda baik Pemkab Malteng maupun Pemprov serta Pempus bagi warga Kariu.” pungkas Tetthol. (MR-03)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed