by

Dishub Bersikukuh Normalisasi Angkot, Enggan Ikut Mau Sopir

AMBON,MRNews.com,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon tetap konsisten terapkan normalisasi angkutan kota (Angkot) tanpa sistem shift, meski ada tuntutan sopir Angkot jalur STAIN yang minta kembali ke shift A-B.

Tuntutan itu dilakukan sejumlah sopir jalur STAIN yang sambangi kantor Dishub, Senin (27/6). Mereka keberatan karena di jalur STAIN dan Kebun Cengkeh rawan macet.

“Mereka berkeberatan untuk normal. Tapi kita Dishub tetap berpegang kepada regulasi, untuk tidak lagi ada sistem shift A dan B, tapi sudah kembali normal,” tandas
Kepala Dishub Ambon Robby Sapulette.

Menurutnya, hampir dua tahun lalu berjalan dengan tidak normal pakai sistem shift karena kondisinya dalam masa Pandemi Covid-19. Dimana kebijakan secara nasional, harus ada pembatasan pergerakan orang dan barang.

Sebab itu Angkot dibatasi pula. Namun pasca telah normal, maka harus dikembalikan kepada kondisi semula, tanpa kecuali. Regulasi terkait itu pun sudah dikeluarkan.

“Mereka persoalkan bahwa diatas itu (Kebun Cengkeh-STAIN) rawan kemacetan, karena kapasitas jalannya terbatas. Kami menolak dan tetap berpatokan kepada regulasi bahwa Angkot harus operasi sesuai kondisi normal,” jelasnya.

Ngototnya kembali ke sistem shift A dan B sambungnya, murni tuntutan sopir. Sementara pemilik kendaraan ikuti ketentuan untuk normal.

Selain itu pula sebut Sapulette, kebijakan tersebut jadi alasan bagi para sopir bahwa berdampak pada setoran ke pemilik atau pengusaha Angkot. Termasuk keluhan majikan, sopir setor tidak sesuai kesepakatan yang diambil.

“Soal itu (setoran), Dishub kembalikan ke majikan dan mereka untuk berembuk mengatur. Kita tidak punya kewenangan disitu. Kita tetap kukuh dan menempatkan petugas untuk awasi di lapangan juga,” tegasnya.

Ditambahkan, tuntutan untuk tidak ingin normal Angkot itu hanya di jalur STAIN, trayek yang lain aman.

“Tidak ada. Patokan kita tetap di regulasi. Memang shift A-B bisa kurangi kemacetan di kota. Tapi jangan sampai ada masyarakat yang tidak terlayani oleh Angkot. Itu yang kita wanti-wanti,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed