
AMBON,MRNews.com – Ketua Komisi I DPRD Maluku, Amir Rumra beri peringatan keras kepada pihak kontraktor pelaksana, jembatan Dian Pulau-Tetoatt kecamatan Hoat sorbay, Maluku Tenggara agar tetap memperhatikan kualitas pekerjaan dengan alokasi anggaran sebesar 7 Miliar.
Peringatan tersebut disampaikan Rumra, Selasa (14/06) di Baileo Rakyat DPRD Maluku.
“Deadline waktu hanya tersisa 6 bulan, spesifikasi jembatan rumit, untuk itu kualitas pekerjaan harus diutamakan” tegas Rumra.
Pasalnya, kontraktor yang sama juga menangani Jembatan Fair Kota Tual, yang ambrol beberapa tahun lalu, padahal sementara dalam tahap perbaikan, diduga karena kualitas pekerjaan yang abal-abal.
“Kita akan melakukan pengawasan khusus terhadap pekerjaan ini, mengantisipasi kejadian ambrolnya jembatan Fair akibat kualitas kerja yang buruk,” imbuh Legislator yang dikenal kritis ini.
Pengawasan khusus penting menurutnya, agar jangan sampai kontraktor pelaksana hanya mengejar keuntungan, tanpa memperhatikan kualitas pekerjaan, sehingga tidak tuntas.
“Kami akan bersikap tegas terhadap kontraktor nakal,” ingatnya.
Rumra juga berharap, agar pekerjaan tersebut segera terealisasi, sehingga masyarakat tidak terbebani biayaya penyeberangan yang cukup tinggi.
“Jika jembatan ini rampung tentunya akan menjawab kebutuhan masyarakat, salah satunya akses transportasi dan roda perekonomian akan berjalan dengan baik,” cetus politisi PKS yang digadang-gadang akan calon anggota DPR RI. (MR-03)











Comment