TANIMBAR,MRNews.com,- Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Buru dan tuan rumah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) harus mengakui keunggulan Kota Ambon dalam mata lomba Fahmil Qur’an (Cerdas Cermat).
Pada lomba yang berlangsung di Gedung Kesenian Kota Saumlaki, Sabtu (19/3), tak saja regu putra, namun regu putri Fahmil Qur’an Kota Ambon sukses tampil memukau dewan hakim dan mengantar kafilah ibukota provinsi ke babak final.
Kelolosan kafilah Kota Ambon ke final karena berhasil kumpulkan poin tertinggi.
Dimana regu puteri meraih 2.400 poin, unggul atas lawannya Kabupaten Buru yang hanya meraih 850 poin, Malra 950 dan KKT 300 poin.
Sementara regu A putera sendiri mendulang 2.100 poin, ungguli jauh Malra yang hanya peroleh 576 poin, Buru 475 dan KKT 600 poin.
Dengan catatan mentereng ini, kafilah Kota Ambon, baik putra maupun puteri jadi yang pertama masuk di babak final lomba Fahmil Qur’an pada gelaran Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXIX, tingkat Provinsi Maluku di Kota Saumlaki-KKT, 18-24 Maret 2022.
Mereka pun sedang menunggu siapa lawan yang akan dihadapi selanjutnya di partai puncak (final) mendatang.
Kabag Kesra kota Ambon, Fenly Masawoy, mengatakan, perolehan nilai signifikan pada lomba Fahmil Qur’an oleh regu putra dan putri merupakan hasil kerja keras selama ini.
“Mereka ini adalah para juara satu lomba Fahmil Qur’an di MTQ tingkat Kota Ambon tahun 2021. Alhamdulillah, mereka kembali membuktikan kualitas mereka dengan mencapai final,” katanya.
Dalam lomba Fahmil Qur’an tersebut, lanjut Masawoy, para peserta dituntut untuk bisa menguasai ayat Al-Qur’an serta firmannya, kemudian harus dapat menjawab berbagai soal dengan menggunakan bahasa inggris.
“Dan alhamdulillah, anak-anak kita baik regu putera dan puteri ini, berhasil menjawab berbagai soal, dengan torehan 100 poin per soal,” terangnya.
Dirinya berharap, agar kontingen Kota Ambon, khususnya yang mengikuti lomba Fahmil Qur’an, bisa keluar sebagai juara.
“Kita harapkan, di final nanti bisa menang. Sehingga target mewujudkan juara umum dapat kita capai,” pungkas Masawoy. (MR-02)











Comment