AMBON,MRNews.com,- Wilayah Kota Ambon dan sekitarnya diguncang gempabumi tektonik 3.3 SR, Rabu (16/3/22) pukul 16:14:28 WIT, sesuai hasil analisis BMKG.
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3.7 LS dan 128.12 BT, atau tepatnya berlokasi di laut 7 km Barat Ambon pada kedalaman 10 km.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar lokal,” ujar Herlambang Hudha, Kepala Stasiun Geofisika Ambon dalam rilisnya, Rabu.
Dampak gempabumi berdasarkan informasi dari masyarakat dirasakan III MMI di Ambon. Di daerah tersebut, guncangan gempabumi dirasakan oleh banyak orang.
“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” urainya.
Meski tidak ada kerusakan, namun pantauan media ini, ketika gempa, sebagian ASN Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon yang berada di lantai I hingga lantai V gedung Balaikota Ambon dan wartawan lari berhamburan keluar di halaman apel.
Mereka tampak panik dan bahkan segera mungkin menenteng tas dan barang-barang lainnya untuk langsung pulang kantor, karena takut adanya gempa susulan yang lebih kuat.
“Hingga pukul 16:35 WIT, hasil monitoring BMKG menunjukan terjadi aktivitas gempabumi susulan (aftershock) sebanyak 1 kali pada pukul 16:23: WIT dengan M=2.4,” tukasnya.
Kepada masyarakat pihaknya kata dia, menghimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, serta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. (MR-02)











Comment