by

Pangdam Puji Tim Dokter RST Nekat Tertular Covid-19 Demi Selamatkan Pasien

AMBON,MRNews.com,- Pangdam XVI/ Pattimura Mayjen TNI Richard Tampubolon
mengapresiasi tim dokter RST yang telah berani mengambil resiko tertular Covid-19 demi menyelamatkan nyawa pasien korban luka tembak di Aboru atas nama MT beberapa hari lalu.

Pujian Jenderal TNI Bintang Dua itu diungkapnya saat secara khusus mengunjungi Rumah Sakit Tentara (RST) Tingkat II J. A. Latumeten Ambon, Senin (21/2/22).

“Terimakasih atas dedikasinya. Kalian Dokter dan Perawat luar biasa dan berani menempuh resiko demi penyelamatan nyawa pasien,” puji Pangdam.

Selain mengecek kondisi kesehatan pasien korban luka tembak yang dievakuasi dari Aboru Rabu lalu itu, Pangdam ingin pantau kesiapan RST Ambon dalam penanganan kasus Covid-19 dan upaya percepatan vaksinasi Covid-19 di rumah sakit tersebut.

Dikatakan, pasien MT menderita luka tembak di kaki kiri dan harus segera di operasi. Sebab bila terlambat maka kaki pasien terancam di amputasi sehingga proyektilnya harus segera dikeluarkan.

“Padahal pasien tersebut positif Corona. Tapi setelah rapat kilat tim dokter dipimpin Kakesdam Patimura, memutuskan untuk segera lakukan operasi dengan tetap mempedomani semua prosedur protokol kesehatan dengan baju APD Level 3,” jelas Tampubolon.

Tim dokter dan pendukung sambungnya, seminimal mungkin dalam ruangan serta semua bangsal di sekitarnya dikosongkan sementara guna jalannya pelaksanaan operasi tersebut.

“Ini agar tidak membahayakan para tim dokter maupun lingkungan sekitarnya,” beber Pangdam.

Kakesdam XVI/ Pattimura, Kolonel Ckm dr. Bima Wisnu Nugraha, Sp. THT., M.Kes., M.A.R.S pun mengaku, kondisi pasien MT pasca operasi saat ini dalam kondisi sehat dan stabil.

“Kondisi pasien MT pasca operasi, saat ini sehat dan stabil. Tinggal menunggu pemulihan luka dan tes PCR lagi untuk mengetahui kondisi Covid-19”, terang Kakesdam. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed