by

PKRG Awali PKAR Jemaat Syaloom

-Agama-1,619 views

AMBON,MRNews.com,- Pelatihan Kepemimpinan Remaja Gereja (PKRG) menjadi kegiatan awal yang dilakukan sub komisi anak-remaja pada pekan kreativitas anak-remaja (PKAR) Jemaat GPM Syaloom, Selasa (12/6/2018). PKAR yang bakal dilangsungkan kurang lebih seminggu, dibuka pimpinan harian majelis jemaat (PHMJ) Syaloom, Pendeta Decky Picauly di, Gedung Gereja Syaloom.

Dua hari pelaksanaan PKRG pada Selasa-Rabu,12-13 Juni 2018, diisi dengan sejumlah materi penting diantaranya kepemimpinan menurut iman Kristen, Remaja Kristen dan peranannya, problem solution, peranan IT untuk anak remaja, cara penulisan karya ilmiah dan kesehatan reproduksi, bahaya narkoba dan HIV AIDS.

Dalam arahan pembukaan, Pendeta Picauly mengungkapkan, sejumlah kegiatan PKAR pada tiap jenjang termasuk PKRG, dilakukan untuk mengisi waktu liburan anak-remaja. Selain itu tentu saja tujuannya untuk membangun rasa kebersamaan dan persaudaraan antar anak-remaja dalam jemaat, mengembangkan dan meningkatkan kreativitas, spiritualitas dan jiwa kepemimpinan anak-remaja. Serta guna menyiapkan anak-remaaja yang tangguh dalam iman, serta memiliki ketrampilan dan pengetahuan yang berkualitas tinggi.

“Adanya materi tentang bahaya narkoba, sangat membantu kita juga, karena turut mensosialisasikan keputusan persidangan jemaat bagi remaja. Bahkan, semua materi yang diberikan khususnya bagi remaja lewat PKRG, sangat dirasa penting dan bermanfaat dalam kehidupan bergereja dan masyarakat. Maka seluruh aktivitas PKAR harus didukung penuh pengasuh. Tujuan kegiatan harus tercapai, bukan saja sekedar mengisi masa liburan,” kata Picauly.

Sementara itu, Ketua sub komisi anak-remaja, In Rianekuay mengaku, seluruh kegiatan PKAR terpusat di Gedung Gereja Syaloom. Hingga berakhir pada 24 Juni 2018 sekaligus penutupan, dimana tiap jenjang akan memamerkan hasil kerjanya. Selain remaja lewat PKRG, kegiatan lain akan dijalankan yaitu mengisi pola untuk jenjang anak indria (tanggal 14 Juni), jenjang anak kecil dengan membuat kreasi dari kain flanel (tanggal 15 Juni), dan jenjang anak tanggung, pelatihan pangan lokal (tanggal 16 Juni 2018).

“Pada tanggal 17-23 Juni, peserta akan praktek untuk anak yang lain di sektor dan hasilnya dipamerkan saat penutupan. Peserta kegiatan masing-masing sektor mengirim perwakilan 10 orang anak per jenjang. Harapan kita orang tua juga membantu mendorong anak terlibat guna mengisi hari liburnya dengan kegiatan bermanfaat seperti ini,” tutupnya. (MR-05)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed