AMBON,MRNews.com,- Sebagai upaya mendukung kerja pemerintah dan gereja melawan pandemic COVID-19 yang masih mewabah di Maluku khususnya Kota Ambon, Konferensi X AMGPM Daerah Kota (Dakota) Ambon yang digelar hari ini, Sabtu (28/11) di Baileo Oikumene pun menjalani protokol kesehatan (Prokes) ketat.
Dimana peserta bahkan panitia dari 16 cabang dan 2 ranting khusus diharuskan lakukan Rapid tes dengan hasil non reaktif, yang reaktif harus diganti. Kemudian wajib pakai masker, menjaga jarak hingga disediakannya tempat cuci tangan diluar ruangan.
“Konferda ini berlangsung sehari, diikuti peserta biasa 5 orang plus ketua majelis Jemaat. Semua delegasi melalui Rapid tes oleh dinas kesehatan dan Puskesmas. Yang reaktif harus diganti. Ini sebagai komitmen AMGPM bersama pemerintah dan gereja dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tandas ketua panitia Konferda Pelis Latuheru dalam laporannya.
Ketua AMGPM Dakota Billy Latubessy menyatakan, tujuan Konferda X ialah menilai laporan pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Daerah (PD) periode 2015-2020, membahas GBPP AMGPM Dakota lima tahun, menetapkan program kerja dan anggaran pendapatan belanja (APB) Dakota lima tahun serta memilih dan menetapkan PD AMGPM Dakota periode 2020-2025.
“Diharapkan semua cabang dan ranting serta kader mendukung suksesi Konferda ini dan arak-arakan kerja PD Kota Ambon kedepan dalam semangat pemimpin yang melayani, melayani dalam kepemimpinan,” beber Latubessy.

ASN Pemkot Ambon itu juga mengharapkan sinergi dan kerja bersama yang terjalin dengan pemerintah kota (Pemkot) Ambon selama ini, bisa terus terbangun kedepan oleh PD Kota Ambon yang baru nantinya, terutama dalam upaya melawan pandemic Covid-19.
Sementara ketua klasis GPM Kota Ambon Pendeta Nick Rutumalessy berharap, semua peserta menggunakan hak sulung dengan benar dalam menentukan pemimpin AMGPM Dakota Ambon 2020-2025.
“Hasil Konferda ini pun bisa menolong dalam pengembangan pelayanan didaerah bagi pemuda dan AMGPM khususnya,” ujarnya.
Ditempat yang sama, ketua umum PB AMGPM Eky Sairdekut saat membuka kegiatan berpandangan, Konferda X memiliki posisi penting dan strategis dalam mewujudkan visi misi AMGPM.
Karena itu, beberapa hal yang perlu ditegaskan sesuai hasil Kongres ke-XXIX yakni pendidikan kader jenjang dasar dan menengah berbasis PO 5 yang dijalankan selama ini harus terus dilakukan oleh pengurus cabang dan daerah demi menjamin kontinuitas pendidikan kader.
Pihaknya berharap, Konferda ini juga mengevaluasi dan memprogramkan agenda pemberdayaan. Dengan mendesain strategi pemberdayaan kader AMGPM ditingkat daerah yang berbasis pada pemetaan potensi yang dapat dikembangkan dan dapat membangun kerjasama dengan pemerintah atau stakeholder sebagai mitra serta pemanfaatan GardaTedu.store.
“Terkait Pandemi Covid-19, kami serukan kepada seluruh kader, jadilah agen dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Jadilah contoh dengan tetap gunakan masker saat diluar rumah, rajin cuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan,” harap wakil ketua DPRD Maluku itu.
Sedangkan Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon A.G Latuheru ketika mewakili Walikota berharap, AMGPM khususnya Dakota Ambon tidak saja fokus pada ritual, ibadah saja tapi harus peka terhadap persoalan sosial budaya dan masalah ekologis yang terjadi lewat berbagai program dalam mewujudkan motto garam dan terang dunia. (MR-02)











Comment