AMBON,MRNews.com.- Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Buru, Nani Rahim kepada wartawan di Namlea menjelaskan, telah dilakukan pengambilan sample swab nasofaring dan swab orofaring terhadap 9 orang dengan rincian, 8 orang dalam pemantauan (ODP) dan 1 orang kontak erat.
Pengambilan sample dilakukan setelah lima (5) orang dinyatakan positif corona melalui rapid test.
“Pengambilan sample swab tenggorakan sangat diperlukan untuk pemeriksaan PCR untuk penegakan diagnose COVID-19 . Dari 9 orang yang diambil sample lima orang diantaranya terdeteksi positif corona melalui hasil rapid test sedangkan tiga orang lainnya membutuhkan test konfirmasi lanjutan dengan PCR sementara satu orang kontak erat dengan pasien corona” ujar Rahim, Senin (20/4) .
Diuraikan jika lima orang tersebut yakni, JW (23th) dari Jakarta, WW (23th) dari Jakarta, AA (23 th) dari Malang, MR (33th) dari Bogor, dan ARM (28th) dari Solo merupakan ODP dengan hasil positif rapid test.
Sedangkan tiga orang lainnya masing-masing, HA (38th) dari Makassar, MZ (18th) dari Surabaya dan IN (23 th) dari Jakarta memerlukan test konfirmasi dengan PCR. Untuk diketahui ketiganya sementara menjalani isolasi mandiri di Penginapan Senyum Bupolo.
“Pengambilan swab dilakukan oleh tim evakuasi yakni, satu orang dari BTKL-PP kelas II-A Ambon dan satu orang dari dinas kesehatan Provinsi Maluku. Karena itu, kami mengikutkan empat orang tenaga lab untuk melihat/on the job training cara pengambilan sample swab tenggorakan” ujarnya.
Dijelaskan 9 sample selanjutnya disimpan dalam transport media untuk selanjutnya menunggu sample ke 2 yang akan diambil besok . Rencananya tim akan kembali ke Ambon pada Selasa malam untuk selanjutnya melakukan pemeriksaan PCR .
“Kita berharap semua proses berjalan dengan lancar agar hasil sudah dapat diketahui pada hari Jumad 24 April mendatang,” demikian Rahim. (MK-06)











Comment