by

Survey RDIP Bukan Ukuran, Bachmid : Kita Optimis SANTUN Unggul

-Politik-1,387 views

AMBON,MRNews.com,- Juru bicara pasangan calon (Paslon) Gubernur-Wakil Gubernur Maluku nomor urut 1, Said Assagaff-Anderias Rentanubun (SANTUN), Fuad Bachmid mengaku survey Respons Dimensi Interaksi Publik (RDIP) yang dirilis oleh lembaga survey Paramater Research and Consultindo (PRC) Wilayah Indonesia Timur akhir pekan kemarin dengan menempatkan jagoannya di urutan ketiga, bukanlah ukuran utama hasil Pilkada Maluku Juni mendatang, akan demikian sama.

Namun dia optimis dengan berbagai indicator semacam faktor kandidat paling berpengalaman, teruji dan terbukti kinerjanya, hasil akhir Pilkada akan sebaliknya. Dimana SANTUN akan menang.

“Kami tetap on the track untuk terus yakinkan publik soal kemenangan kami di Pilgub nanti. Tentunya diikuti dengan kerja-kerja politik yang terukur dan dibarengi hasil kerja lembaga survey terpercaya untuk mengukur sejauh mana trend keterpilihan kami. Dan hingga saat ini, kami tetap berkeyakinan bahwa pasangan SANTUN akan raih kemenangan besar di semua Kabupaten/Kota di Pilgub,” tandasnya kepada Mimbarrakyatnews.com melalui pesan singkat via whatsapp, Senin (26/3).

Pasalnya menurut Bachmid, yang menjadi parameter utama mengukur kemenangan calon kepala daerah adalah hasil survey soal popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas. Dimana indikator itu yang selama ini dijadikan pegangan lembaga survey menguji peluang kemenangan Paslon. Namun, tetap hal lainnya menjadi referensi dan stimulus untuk memacu kerja pemenangan lebih optimal.

Karena itu, Bachmid menilai, survey apapun diluar format diatas dianggap bukanlah tolak ukur untuk mengukur peluang kemenangan calon tersebut. Bahwa soal banyaknya respons publik menyangkut pola komunikasi Paslon dan tim ke publik yang tergambar dalam survey, merupakan sesuatu yang masih abstrak dan tidak berbanding lurus dengan tingkat kesukaan publik ke Paslon tertentu.

“Bicara lawan tanding belum tentu orang memilihnya. Tapi kalau kefigurannya sudah popular, diikuti kepuasaan publik yang tinggi maka sudah pasti orang memilihnya tanpa harus membahas berlarut larut di manapun. Apalagi margin of eror survey 5 persen berarti bisa terjadi perubahan besar, sehingga tidak bisa jadi tolak ukur. Karena memakin besar margin eror, berarti makin mendekati kebenaran hasil survey akan berubah,” tegas pengacara muda itu.

Sementara itu, ketua tim pemenangan pasangan calon Gubernur Herman Koedoeboen-Wakil Gubernur Abdullah Vanath (HEBAT), Michael Palijama saat dihubungi media ini untuk dimintai tanggapannya soal hasil survey PRC tersebut enggan merespons.

Sebagaimana diketahui, lembaga survey PRC pimpinan Edison Lapalelo tersebut, pekan kemarin merilis hasil survey terbarunya, RDIP Maluku tentang Paslon Gubernur-Wakil Gubernur Maluku. Hasilnya, pasangan SANTUN mendapat 21,82 persen respon interaksi publik, pasangan BAILEO 39,11 persen dan HEBAT 39,07 persen.

“Hasil itu tidak berbanding lurus dengan elektabilitas. Hanya pada naik turunnya elektabilitas Paslon. Semua bisa teratasi dari treatment tinggi yang dilakukan Paslon dan tim, termasuk market strategi serta aspek lainnya. Meski juga respon publik kecil, tetapi infrastruktur, subfrastruktur dan personal branding Paslon begitu kuat dan semuanya saling beririsan. Sehingga belum bisa dipastikan hasilnya bakal berubah atau bertahan, karena tergantung tingkat elektabilitas, popularitas dan akseptabilitas,”ujar Direktur PRC Wilayah Timur Edison Lapalelo pekan kemarin. (MR-05)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed