by

Survey Respons DIP, Lapalelo: Hasilnya Tidak Selurus Elektabilitas Paslon

-Politik-1,680 views

AMBON,MRNews.com,- Paramater Research and Consultindo wilayah Indonesia Timur, merilis hasil survey terbarunya tentang respons Dimensi Interaksi Publik (DIP) Maluku tentang Pasangan Calon (Paslon) kepala daerah-wakil kepala daerah Maluku yang berkontestasi di Juni mendatang.

Hasilnya, publik merespons beragam interaksi untuk ketiga paslon, baik Said Assagaff-Anderias Rentanubun (SANTUN), Murad Ismail-Barnabas Orno (BAILEO) dan Herman Koedoeboen-Abdullah Vanath (HEBAT). Akan tetapi, hasil itu lantas tidak berbanding lurus dengan elektabilitas Paslon. Tetapi, hanya berdampak pada naik turunnya elektabilitas Paslon.

“Hasil survey tidak berbanding lurus dengan tingkat elektabilitas Paslon, tetapi berdampak naik turunnya elektabilitas Paslon. Karena kita tidak menanyakan soal pilihan ke siapa jika Pilkada hari ini tetapi tentang sejauh mana Paslon/tim datang,komunikasi,memberi perhatian,ada baliho/stiker di sampel survey,” tandas Direktur Parameter Research and Consultindo wilayah Indonesia Timur, Edison Lapalelo kepada awak media di ruang kerjanya, Jumat (23/3).

Dari hasil survey tersebut maka menurut Lapalelo yang juga Ketua DPD PARKINDO Maluku, didapati bahwa pasangan SANTUN mendapat 21,82 persen respon interaksi publik, pasangan BAILEO 39,11 persen respon interaksi publik dan HEBAT 39,07 persen respon interaksi publik.

Akan tetapi, pengaruhnya diakui Lapalelo masih bisa teratasi dari treatment tinggi yang dilakukan Paslon dan tim, termasuk market strategi serta aspek lainnya. Lain sisi, meski respon public kecil, tetapi infrastruktur, subfrastruktur dan personal branding Paslon begitu kuat dan semuanya saling beririsan. Sehingga belum bisa dipastikan hasilnya bakal berubah atau bertahan, karena tergantung pada tingkat elektabilitas, popularitas dan akseptabilitas.

“Survey dilakukan pada 10-15 Maret 2018, memakai metode tatap muka interview indent. Dengan tingkat kepercayaan publik 95 persen dan margin of eror 5 persen. Dimana sampelnya tersebar pada 231 titik di 11 Kabupaten/Kota se-Maluku. Terdiri dari Pasar 21 titik, Terminal 12 titik, Pelabuhan 25 ttik, Rumah Kopi 51 titik, Mall/Supermarket 11 titik, Pangkalan Ojek 100 titik dan DisDukcapil 11 titik. Dukcapil ada karena semua orang mengurusi data kependudukan termasuk E-KTP dan titik-titik itu merupakan pusat utama aktivitas masyarakat,” bebernya.

Terhadap elektabilitas, popularitas dan akseptabilitas Paslon Gubernur-Wagub Maluku, tambah Lapalelo, pihaknya sementara dalami hasil surveynya dan direncanakan diatas tanggal 10 April 2018 akan merilis ke publik. (MR-05)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed