AMBON,MRNews.com,- Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Maluku mengajak jajaran pejabat eselon II dan III pemerintah kota (Pemkot) Ambon khususnya untuk cerdas berinvestasi di pasar modal. Ajakan itu dilakukan melalui sosialisasi pasar modal yang dilakukan kantor BEI Perwakilan Maluku bekerjasama dengan PT OSO Securities Cabang Ambon dan Pemkot ke pejabat struktural Pemkot di Marina Hotel, Jumat (20/9/19).
Sekretaris kota Ambon Anthony Gustaf Latuheru saat membuka sosialisasi tersebut katakan, Pemkot menyambut baik dan apresiasi kegiatan ini karena memiliki nilai edukasi dalam kaitan dengan pengembangan ekonomi daerah. Sebab harus diakui ketika orang mendengar istilah pasar modal pasti kebingungan karena masyarakat kota Ambon masih awam dengan pasar modal tersebut.
Padahal kata dia, berinvestasi di pasar modal menjadi salah satu strategi jitu untuk mengatasi inflasi kenaikan harga barang yang cenderung tidak dapat terkejar jika hanya menyimpan uang di bank dan mengharapkan bunga. Apalagi sebagai PNS tentu akan berhadapan dengan penurunan pendapatan saat pensiun nanti. Sehingga jika saat ini misalnya dengan uang Rp 150 juta dapat membeli mobil baru maka tentu 10 atau 20 tahun kedepan tidak bisa lagi karena saat pensiun pendapatan semakin menurun namun harga barang terus naik.
“Sekarang setelah mendengar, amati dan renungkan selanjutnya silahkan ambil keputusan langkah apa yang akan dilakukan. Berinvestasi di pasar modal atau tidak. Tapi tidak salah jika kita mencoba berinvestasi untuk memperoleh keuntungan di masa mendatang. Dan investasi di pasar modal yang terdaftar dan diawasi oleh OJK. Sehingga kita tidak perlu khawatir karena pasar modal ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi investasi bodong,” tegas Latuheru.
Pemkot sebut Latuheru, pada hakekatnya sangat mendukung pengembangan usaha dan membuka pintu selebar-lebarnya bagi peluang investasi untuk menggairahkan perekonomian demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena disadari sungguh, pembangunan dan pengembangan kota ini terletak di pundak pemerintah semata namun ada peran swasta didalamnya. “Kegiatan ini membuka wawasan kita semua mengenai cara investasi dan bagaimana keuntungan maupun resiko dalam investasi pasar modal,” ungkapnya.
Kepala kantor BEI perwakilan Maluku Albertho Dachi menyatakan, sosialisasi ini upaya BEI mengajak pejabat Pemkot Ambon melek investasi khususnya di pasar modal. Agar mereka bisa terjun langsung juga di pasar modal. Tujuannya tentu terhindar juga dari investasi bodong, sadar dan cerdas berinvestasi serta memanfaatkan investasi di pasar modal untuk kesejahteraan. Sebab investasi di pasar modal mudah dan murah. Yang harus dimanfaatkan rakyat Indonesia baik untuk diri sendiri maupun keluarga.
“Responsnya positif. Soal berapa banyak yang mau buka investasi di pasar modal saya belum tahu, belum direkap. Cuma kelihatan dari orang yang tanya dan antusiasme juga bagus meski persiapan mepet tapi banyak yang tertarik. Harapannya minimal mereka dapat informasi benar, dan kedepan pasti kalau cari tidak akan salah di investasi pasar modal. Investasi yang familiar diminati masyarakat adalah saham dan reksadana. Siapa tahu Ambon nanti bisa jadi predikat kota nabung saham dan patronnya di pejabat struktural,” kunci Dachi. (MR-02)











Comment