AMBON,MRNews.com,- Orang tua harus menjadi idola bagi sang anak. Maka diharapkan senantiasa orang tua memperhatikan atau kalesang anak dengan segala kebutuhannya sehingga tidak ada pelampiasan ke orang lain untuk mendapat perhatian, diluar ayah dan ibu. Maka seminar yang digagas tim penggerak PKK kota Ambon wujud dari tanggungjawab itu.
“Seminar orang tua kalesang menjadi salah satu cara bagimana orang tua harus menjadi idola bagi anak-anak mereka. Menjadi orang tua idola sangat penting. Mengapa demikian? karena bagi saya, membangun SDM yang unggul harus dimulai dari rumah dan orang tua memilki peran besar dalam hal itu,” ungkap sekretaris kota Ambon A.G.Latuheru saat membuka seminar orang tua kalesang menjadi orang tua idola anak di hall Maluku City Mall (MCM), Jumat (30/8/19).
Oleh karenanya, dengan adanya seminar ini diharapkan Latuheru, para orang tua dan guru bisa belajar bagaimana seharusnya menjadi orang tua di rumah dan sekolah yang diidolakan oleh anak. Dengan mendidik anak secara baik dan benar agar mereka memiliki kepribadian sesuai harapan orang tua.
“Saya berharap seluruh peserta bisa mengikuti seminar ini, sehingga mereka dapat mudah mendidik anak, sehingga mereka dapat memiliki kepribadian yang baik sesuai dengan harapan orang tua,” harap Latuheru.
Menjadi orang tua sebutnya adalah sebuah karier yakni 24 jam sehari, 7 hari seminggu, sepanjang tahun, sepanjang hidup. Juga tidak ada cuti, tidak ada gaji, tidak ada bonus, tidak ada uang lembur, tidak ada tunjangan. Menjadi orang tua dituntut untuk belajar, sabar, intropeksi, mau mendengarkan dan tetap senyum walaupun lelah.
“Berapa banyak dari kita, baik itu orang tua dan guru yang akhir-akhir ini merasa tidak mampu lagi menghadapi tingkah laku anak di rumah, di sekolah maupun di masyarakat. Sesungguhnya anak tidak butuh orang tua sempurna, melainkan teman yang bersedia untuk tumbuh dan belajar bersamanya, sehingga orang tua harus bisa menjadi teman atau idola bagi mereka,” pesan mantan sekretaris DPRD kota Ambon.
Ditambahkan Latuheru, mendidik adalah membantu anak berproses menjadi dewasa. Untuk itu, orang tua perlu menjadi dewasa lebih dulu. Tetapi sebaliknya jika orang tua masih suka marah-marah, membentak-bentak dengan alasan mendidik, maka pertanyaannya sudah dewasakah orang tua?. “Jangan bermimpi untuk mendidik anak-anak dengan baik, jika orang tua tidak mengubah cara dalam mendidik anak serta perlakuan orang tua kepada mereka,” ingatnya. (MR-02)











Comment