AMBON,MRNews.com,- Setelah menempuh waktu selama 58 jam 14 menit mengarungi lautan dari Darwin, perahu layar yang berbasis di Hongkong dengan 14 orang awak, Antipodes menjadi peserta pertama yang memasuki garis finish di pantai wisata Negeri Amahusu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Senin (5/8/19) malam pukul 20.14 Wit. Dengan demikian, perahu layar yang digawangi nahkoda, Geoff Hill itu berhasil menjadi juara Spice Islands Darwin-Ambon Yacht Race (SIDAYR) 2019.
Sempat berputar-putar cukup lama di tengah lautan, akibat cuaca hujan dan kondisi gelap akibat padamnya lampu selama beberapa menit, skipper dan seluruh awak Antipodes pun akhinya berlabuh dan turun ke darat, sambil disambut dengan kalungan bungan diiringi tabuhan totobuang, trompet, acara adat oleh pemuka adat Negeri Amahusu dan welcome speech oleh asisten II pemerintah kota (Pemkot) Ambon selaku ketua komite SIDAYR 2019, Robby Silooy.
“Kami menyampaikan permohonan maaf karena pa Walikota tidak berkesempatan menerima perahu layar pertama yang tiba karena sedang tugas di luar daerah. Tetapi itu tidak mengurangi makna kegiatan ini. Selamat tiba di kota Ambon manise dan selamat menikmati suasana kota dan masyarakat kota ini. Selamat untuk Antipodes sebagai peserta pertama yang masuk finish, artinya we are the champions,” tandas Silooy.
Dikatakan Silooy, peserta kedua direncanakan tiba di Ambon Selasa Sore, sesuai petunjuk arah. Nantinya, setelah semua peserta masuk finish, akan dilanjutkan dengan kegiatan yang dijadwalkan komite dan dinah beach cruising yacht association incorporated yaitu welcome ceremony, makan malam bersama peserta lomba dan sejumlah kegiatan lainnya. Dari petunjuk arah, peserta kedua yang membuntuti yaitu perahu layar Colie (Hanse 575) dengan skipper Doug Salis.
Sementara, skipper Antipodes, Geoff Hill mengaku bersyukur tiba dengan selamat di kota Ambon dan disambut meriah oleh pemerintah kota, panitia dan masyarakat. “Jika kami menjadi peserta yang finish pertama, artinya ini kedua kalinya secara beruntun kami juara setelah tahun lalu pun demikian,” ucapnya gembira disambut tepuk tangan rekan-rekannya.
Diketahui, peserta SIDAYR 2019 dilepas dari pelabuhan Stokes Hill Wharf Darwin, Australia oleh wakil gubernur Maluku Barnabas Orno, pemerintah kota Darwin, Northern Territory Australia dan wakil walikota Ambon Syarif Hadler, Sabtu (3/8/19) pagi. Satu perahu sudah finish, artinya tersisa 10 perahu dari total 11 peserta SIDAYR 2019. Sayang, saat penyambutan peserta pertama event internasional ini, sedikit mencemaskan tatkala lampu sempat padam selama 15 menit, apalagi hujan mengguyur. Namun beberapa waktu kemudian normal kembali. (MR-02)











Comment