AMBON,MRNews.com,- Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Maluku dan Polres Pulau Ambon dan Pp Lease sama-sama meraih penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Ambon. Penghargaan diserahkan oleh kepala KPPN Ambon, Irfan Surya Wardana di ruang rapat lantai V KPPN provinsi Maluku, Kamis (25/7/19), bertepatan dengan kegiatan sinergi menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Itwasda diapresiasi sebagai satuan kerja (Satker) terbaik pertama penyampaian laporan pertanggungjawaban bendahara secara handal dan tepat waktu semester I tahun anggaran 2019. Sedangkan Polres sebagai Satker terbaik kesembilan berdasarkan indikator kinerja pelaksanaan anggaran semester I tahun anggaran 2019.
Selain dua instansi kepolisian itu, beberapa lembaga yang turut mendapat penghargaan serupa juga adalah KPPN Ambon, KPBC Ambon, Kantor Wilayah DJBC Maluku, Kanwil Ditjen Perbendaharaan Maluku, BPK Perwakilan Maluku, Balai Pemasyarakatan Ambon, Perwakilan BPKP Maluku, KPKNL Ambon dan RINDAM XVI Pattimura. Kemudian, Pengadilan Negeri Ambon, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Maluku-Maluku Utara, Kementrian Agama Kota Ambon, Kesdam XVI Pattimura dan Kanwil Kemenkumham Provinsi Maluku.
Kepala KPPN Kota Ambon Irfan Surya Wardana di kesempatan itu katakan, untuk menjadikan unit kerja sebagai WBK/WBBM harus memenuhi delapan indikator hasil dan 20 indikator proses yang akan dinilai oleh Tim Penilai Internal (TPI) kemudian dievaluasi Tim Penilai Nasional. Untuk WBK ditetapkan oleh Kepala K/L/Daerah sedangkan WBBM ditetapkan oleh Menpan dan RB.
“Setelah memenuhi indikator itu dan ditetapkan sebagai WBK/WBBM, apakah pekerjaan telah usai? jawabannya tidak. Pemberian predikat WBK/WBBM bukan akhir dari proses, karena predikat tersebut dievaluasi setiap tahun, dan apabila hasil evaluasi terdapat penilaian indikator yang mengakibatkan tidak terpenuhinya kriteria, maka predikat WBK/WBBM itu dicabut. Kami mohon para peserta agar dapat terus berkoordinasi dengan perbankan dan KPPN serta meminta dukungan seluruh instansi terkait dalam pembangunan WBK dan WBBM,” papar Irfan.
Terpisah, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Roem Ohoirat mengaku, penghargaan yang diterima Itwasda hasil kerja keras dari seluruh personil yang ada di Satker tersebut. Sehingga tentu menjadi inspirasi dan motivasi bagi Satker lain di lingkup Polda Maluku, dalam konteks pengelolaan keuangan. “Penghargaan yang sangat luar biasa diterima Itwasda dari KPPN Ambon. Setelah Polres Ambon, dapat penghargaan terbaik, kini giliran Itwasda, dapat peringkat pertama. Ini menjadi motivasi bagi seluruh satker di Polda Maluku, maupun seluruh jajaran Polres untuk harus peka dan maju dalam pengelolaan keuangan,” kata Ohoirat di ruang kerjanya, Kamis (25/7).
Sementara Kapolres Pulau Ambon & Pp Lease, AKBP Sutrisno Hady Santoso menyatakan, ini penghargaan yang kedua kalinya didapat dalam waktu dua hari saja oleh Polres Ambon, setelah sehari sebelumnya juga menjadi Satker terbaik kinerja pelaksanaan anggaran terbaik tingkat wilayah untuk semester I anggaran 2019 katagori Satker dengan pagu diatas Rp 75 milliar. “Ini hasil kerja keras semua personil. Semoga ini menjadi motivasi bagi yang lain untuk peka dan maju dalam pengelolaan keuangan,” pungkasnya. (MR-02)











Comment