by

Gubernur Akui Komitmen & Perhatikan Seni Budaya Maluku

-Maluku-1,133 views

AMBON,MRNews.com,- Gubernur Maluku, Murad Ismail mengakui pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku berkomitmen untuk terus memberi perhatian bagi berbagai program pengembangan seni budaya Maluku. Salah satu yang coba ditunjukkan oleh Taman Budaya melalui pentas budaya Maluku dalam rangka 100 hari kerja Gubernur-Wakil Gubernur.

Meski begitu, keterlibatan semua pihak juga penting, terkhusus para budayawan, seniman, dan ahli pengkaji seni budaya di perguruan tinggi di Maluku untuk saling bekerjasama, mengembangkan seni budaya Maluku kearah yang semakin produktif dan fungsional.

“Apresiasi kepada Taman Budaya Maluku yang secara konsisten dan kontinyu menggagas dan menyelenggarakan kegiatan pentas seni dan budaya. Atas nama Pemprov, saya menyampaikan terima kasih, karena kegiatan ini sebagai bagian dari upaya kita semua untuk melestarikan dan mengembangkan seni budaya Maluku, selain dalam rangka 100 hari kerja,” tukas Gubernur saat membuka Pentas Budaya Maluku tahun 2019, di Taman Budaya, Karang Panjang, Senin (24/6/19).

Pentas Budaya Maluku ini, diharapkan mantan Kapolda Maluku itu, harus mampu mendorong transformasi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, untuk kehidupan yang semakin baik di Maluku. Terutama bagi generasi muda dan kaum milenial, agar semakin mencintai seni budaya lokalnya, dan tidak mudah terpengaruh kedalam budaya asing, yang terkadang kontradiksi dengan nilai-nilai dan kultur masyarakat Maluku. Dengan begitu, akan terbentuk generasi muda Maluku yang berkarakter, dan memiliki kepribadian terpuji.

Masyarakat Maluku menurut Murad, patut berbagga karena selain merupakah sebuah provinsi kepulauan yang besar di Indonesia, tetapi daerah ini kaya dengan aneka seni, dan budaya yang sangat unik dan beragam. Hal ini merupakan konsekwensi dari posisi Maluku sebagai wilayah perjumpaan berbagai identitas suku, ras dan agama sejak dahulu kala, sehingga seni budaya Maluku yang diwarisi saat ini, merupakan simbol dari pluralitas budaya yang telah menciptakan karakter masyarakat Maluku dari masa ke masa.

“Saya berharap, semakin banyaknya pentas seni budaya Maluku ditampilkan baik di tingkat lokal maupun nasional, kedepan warga dunia bisa lebih mengenal dan menikmati berbagai suguhan seni budaya yang ada di daerah bertajuk seribu pulau ini. Karena Maluku memiliki seni budaya yang unik dan beragam. Ada tawaran dari rekan saya Dubes Indonesia untuk Rumania, kalau bisa seni budaya Maluku ditampilkan disana. Ini peluang dan tentu jadi perhatian. Dinas pendidikan dan kebudayaan serta Taman Budaya lakukan seleksi, untuk mendapat orang-orang dan latih mereka pada waktunya bisa kesana. Nanti kita upayakan anggaran, bila perlu utang kita lakukan,” tukas Gubernur.

Mantan Dankor Brimob itu tambahkan, diperlukan pemikiran dan pengkajian berbagai pola pelaksanaan kegiatan seni budaya yang lebih inovatif, tentunya diselaraskan dengan perkembangan teknologi, komunikasi digital (internet), sehingga dimasa mendatang semua warga dunia bisa mengenal dan menikmati sajian seni budaya Maluku yang kaya ini.

Pentas Seni Maluku tersebut dimeriahkan oleh Molluca Bamboowind Orchestra, Berachah Kids Choir, Joice Pupella, Willy Sopacua, Nurul Toisuta, Rovie Tahya, Sanggar Seni Boyratan, JP Band dan Igo Idol, serta penyair Maluku, Rudi Fofid. Turut hadir dalam acara itu, Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno, Sekretaris Daerah Maluku Hamin Bin Thahir, Forkopimda Maluku, pimpinan OPD lingkup Pemprov Maluku, pemerhati budaya Maluku, kepala Taman Budaya Maluku Semmy Toisuta, Kepsek SMP/SMA se-Kota Ambon dan Malteng. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed